MAMUJU  

Masjid Suada Mamuju, Takdir dan Kado Manis Sutinah Suhardi

MAMUJU, 7 Maret 2025 – Hari ketujuh Ramadhan 1446 Hijriah, seakan telah ditakdirkan menjadi hari istimewa bagi Bupati Mamuju Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi. Pasalnya di momentum yang bertepatan hari kelahirannya yang ke-41 tahun ini, ternyata juga menjadi momentum diserahkannya Masjid Suada Mamuju yang telah dituntaskan pembangunannya oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Barat sejak pembangunan ulang di tahun 2021 pasca bencana gempa bumi di Sulawesi Barat silam.

Seremoni penyerahan dan pemanfaatan Masjid yang terlihat lebih megah dengan warna dominan putih, dilakukan oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Sulawesi Barat Evry Biaktama Meliala, ST., M.SE., MA. kepada Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH.,M. Si.

Baca Juga  Penanggulangan Kemiskinan dan Penanganan Stunting Terpadu, Junda Maulana : Wujud Dukungan Terhadap Misi Kedua SDK-JSM

Dalam sambutannya, Sutinah menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPPW Sulbar yang memberikan keleluasaan untuk menentukan desain bahkan warna yang akan diberikan kepada masjid kebanggaan masyarakat Mamuju ini. Merasa usaha yang dilakukan tidak sia-sia, Sutinah juga menceritakan perjuangan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat agar Masjid Suada bisa masuk dalam list pembangunan dari Pemerintah Pusat atas dampak bencana di Sulawesi Barat.

Baca Juga  Tina-Yuki Silaturahmi Perdana Bersama Jajaran Pemkab Mamuju

Saat itu pembangunan masjid yang terletak di tengah kota mamuju ini diperkirakan membutuhkan anggaran sampai Rp.100 milyar untuk dibangun kembali, namun sayangnya tidak masuk dalam daftar rekonstruksi yang akan di intervensi pemerintah pusat. Namun dengan tekad yang kuat, Sutinah yang saat itu baru saja dilantik pada periode pertama kepemimpinannya berupaya keras untuk meyakinkan pemangku kebijakan melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang kala itu dijabat Diana Kusumastuti.

Baca Juga  Program Pj. Bahtiar Berhasil, 4 Petani Sulbar Bakal Raup 1 Miliar Hasil Panen Cavendish

“Alhamdulillah mungkin karena ikatan emosional karena sama-sama perempuan, akhirnya beliau memberikan kesempatan untuk segera memasukkan proposal dan tidak lama disetujui untuk segera dibangun.” kenang Sutinah Suhardi.

“Saya berharap masjid kita ini bisa dimanfaatkan dengan baik, tidak hanya untuk digunakan sebagai tempat ibadah, melainkan nanti kita bisa manfaatkan untuk keperluan lain dalam pembinaan keagamaan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.” tandas Bupati.
(Diskominfosip/AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *