DAERAH  

Pemprov Sulbar Matangkan Penyusunan Pergub Gerakan Sulbar Mandarras

MAMUJU— Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menggelar Rapat Penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pembudayaan Kegemaran Membaca melalui Gerakan Sulbar Mandarras. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Sulbar, Selasa, 2 Desember 2025.

Rapat dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemkesra Setda Sulbar selaku Ketua Tim Gerakan Sulbar Mandarras Muhammad Jaun dan dihadiri Hajrul Malik, Wakil Ketua Tim sekaligus Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, Kepala Dinas Perpusip Sulbar Mustari Mula, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, perwakilan Biro Hukum, serta OPD penggerak lainnya.

Baca Juga  Hearing di DPRD Sulbar 2026, DKPPKB Paparkan Evaluasi Kesehatan 2025, Stunting dan Layanan Ibu-Anak Jadi Sorotan

Pembahasan difokuskan pada penguatan Rumah Mandarras sebagai sarana utama Gerakan Sulbar Mandarras, yang akan menjadi pusat aktivitas literasi, budaya, digital, dan pemberdayaan masyarakat di desa dan kelurahan.

Asisten I Bidang Pemkesra Setda Sulbar, Muhammad Jaun menegaskan pentingnya pergub ini sebagai landasan gerakan literasi daerah.

Baca Juga  Arsip untuk Penanggulangan Bencana, BPBD Sulbar Diingatkan Pentingnya Dokumentasi yang Tertib

“Rumah Mandarras harus menjadi ruang hidup masyarakat untuk membaca, belajar, dan memperkuat jati diri Mandar,” ujarnya.

Rapat juga membahas batas kewenangan, penguatan perpustakaan keliling, literasi digital, serta pola kemitraan dengan desa dan komunitas literasi. Pergub ditargetkan segera difinalisasi setelah proses harmonisasi dengan Biro Hukum.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpusip Sulbar Mustari Mula juga menegaskan, pergub ini akan menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program literasi di Sulbar berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga  Forum RKPD 2027, DPMPTSP Sulbar Dorong Iklim Investasi dan Pelayanan Publik

“Program Sulbar Mandarras yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S. Mengga, bukan hanya soal membaca, tetapi membangun ekosistem literasi terintegrasi. Perpustakaan, sekolah, pemerintahan desa hingga komunitas harus bergerak bersama,” tegas Mustari Mula.

Gerakan Sulbar Mandarras diharapkan menjadi gerakan kolektif masyarakat untuk menguatkan budaya baca dan identitas Mandar di Sulbar. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *