DAERAH  

Perkuat Eliminasi Tuberkulosis, DKPPKB Sulbar Gelar Pelatihan Penanggulangan TBC bagi Tenaga Kesehatan se-Sulawesi Barat

DKPPKB Sulbar Gelar Pelatihan Penanggulangan TBC bagi Tenaga Kesehatan se-Sulawesi Barat

MAMUJU– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan secara blended learning. Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni pembelajaran daring pada 3–8 Agustus 2026 dan pembelajaran klasikal pada 10–15 Agustus 2026 yang dipusatkan di Hotel Marannu Mamuju.

Pelatihan ini diikuti 29 tenaga kesehatan Puskesmas yang berasal dari 18 Puskesmas di enam kabupaten se-Sulawesi Barat. Kegiatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanggulangan TBC, sekaligus memperkuat pelaksanaan program GARATTA TBC di Sulawesi Barat, khususnya melalui penguatan deteksi, penemuan kasus, pengobatan, serta tindak lanjut di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Tanri Abeng Tutup Usia, Pj Bahtiar: Saya Sangat Kehilangan, Masa Akhir Hidupnya, Beliau Berjasa Bagi Sulsel

Pelaksanaan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan masyarakat, untuk mewujudkan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”. Penguatan kompetensi tenaga kesehatan diharapkan dapat mendukung pelayanan TBC yang semakin berkualitas, cepat, dan terintegrasi hingga tingkat Puskesmas.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mempercepat penanggulangan TBC di Sulawesi Barat.

Baca Juga  Sinergi Meriahkan HUT RI ke-80, BPKPD Hadiri Rapat Pemantapan Kesiapan Lomba Lingkup Pemprov Sulbar

“Penanggulangan TBC membutuhkan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan pemahaman yang kuat, karena keberhasilan program sangat ditentukan oleh kemampuan kita menemukan kasus secara dini, memastikan pasien mendapatkan pengobatan sampai tuntas, serta melakukan pemantauan dan tindak lanjut secara berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, kami berharap kapasitas tenaga kesehatan semakin kuat dan memberikan dampak nyata terhadap percepatan eliminasi TBC di Sulawesi Barat,” ujarnya.

Pelatihan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara DKPPKB Sulbar, Puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program penanggulangan TBC. Dengan dukungan tenaga kesehatan yang kompeten dan jejaring pelayanan yang semakin kuat, pelaksanaan GARATTA TBC diharapkan semakin efektif dalam menemukan dan menangani kasus TBC di masyarakat.

Baca Juga  Petugas Layanan Perpusip Sulbar Tetap Siaga Layani Pemustaka di Masa WFA

Kegiatan pelatihan ini terlaksana dengan dukungan pembiayaan dari Global Fund, sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan program penanggulangan TBC. DKPPKB Sulbar berkomitmen terus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dan memperluas kolaborasi dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang semakin sehat, tangguh, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *