DAERAH  

Plt Dinkes Sulbar Hadiri Festival Keris dan Badik Sulbar: Upaya Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif”

Polewali Mandar – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, membuka langsung Festival Keris dan Badik yang diselenggarakan oleh Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 1 hingga 3 Agustus 2025, di Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat, Buttu Ciping, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.

Baca Juga  DKP Sulbar Minta Usaha Tambak Lengkapi Sertifikasi CBIB Demi Budidaya Udang Vaname yang Berkelanjutan

Penjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat turut hadir dalam pembukaan festival ini. Plt. Kadinkes Sulbar memberikan dukungannya terhadap pelestarian budaya lokal dan upaya mendukung panca daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Festival ini merupakan bagian dari upaya pelestarian dan perlindungan kebudayaan daerah, khususnya warisan budaya tak benda seperti keris dan badik yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi di kalangan masyarakat Sulawesi Barat.

Baca Juga  PJ Bahtiar: Kekuatan Besar NU Mampu Gerakkan Rakyat Untuk Membangun Sulbar Tanpa APBN-APBD

Selain pameran keris dan badik, festival ini turut dimeriahkan oleh berbagai kegiatan pendukung, seperti pameran UMKM, kuliner lokal, serta pameran batu ngalo yang dikenal sebagai batu khas daerah.

“Pelestarian budaya adalah bagian dari pembangunan manusia dan kesehatan secara holistik. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat identitas dan semangat kebersamaan,” ujar Plt. Kadinkes Sulbar di sela-sela kegiatan.

Baca Juga  UPTD PPRD Mamasa Massifkan Samsat SAMI di Kelurahan Mamasa Sekaligus Sosialisasi Bebas Denda dan Diskon 50 Persen Tunggakan PKB

Festival ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya di Sulawesi Barat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *