DAERAH  

Tumbuh Sebagai Arah Sulbar Digital, Dorong SDM Adaptif dan Kompetitif

(Diskominfosandi) Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar

MAMUJU — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosandi) Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, usai dilantik kembali fokus pada arah Sulbar Digital.

Dia menguraikan, tiga poin besar dalam arah Sulbar Digital,yaitu Terhubung, Tumbuh dan Terjaga.

Terkait pilar Tumbuh, bertujuan mendorong peningkatan produktivitas ekonomi berbasis digital serta penguatan ekosistem digital yang sehat dan inklusif. Melalui pilar ini, Diskominfosandi Sulbar berkomitmen mendorong pemanfaatan teknologi digital pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Internal, Tim Kerja Pengembangan Iklim Investasi DPMPTSP Sulbar Lakukan Konsolidasi

“Transformasi digital harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, teknologi harus hadir untuk memperkuat sektor unggulan daerah,” ujar Ridwan Djafar.

Selain aspek ekonomi, pilar Tumbuh juga menitikberatkan pada peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) digital. Tahun 2025. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat capaian membanggakan dalam pengukuran kompetensi digital aparatur. Dengan tingkat partisipasi mencapai 98,8 persen dari total 11.869 ASN dan non-ASN, Sulbar berhasil meraih nilai rata-rata 2,76 atau predikat “baik”

Baca Juga  DKPPKB Sulbar Matangkan Evaluasi Triwulan I, Fokus Capaian Kesehatan di Lokus Pasti Padu

Diketahui Pemprov Sulbar menjadi pemerintah provinsi pertama di Indonesia yang melakukan pengukuran kompetensi digital terhadap seluruh pegawai, hal ini menunjukkan keseriusan Pemprov Sulbar melakukan pengembangan SDM aparatur untuk meningkan pelayanan publik. Selain kepada pegawai, peningkatan kompetensi digital juga menyasar pejabat eselon II.

Baca Juga  Plt. Kalaksa BPBD Sulbar Pimpin Rapat Perdana Persiapan Peresmian Jembatan Sungai Nipa-Nipa dan Tanggul Tapandullu

“Dengan hasil 2,76 poin, predikat baik, kini dapat dilakukan identifikasi area-area yang perlu pengembangan lebih lanjut dalam kompetensi digital,”ucap Ridwan.

“Kami ingin menciptakan SDM Sulbar yang adaptif, kompetitif, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital secara berkelanjutan,” tambahnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *