DAERAH  

Peduli Lingkungan Bersih, Dinas Pendidikan Sulbar Pungut Sampah di Pantai

MAJENE, SULBAR99NEWS.COM—-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat melakukan bersih-bersih sampah di Pantai Taman Kota, Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae, Minggu (15/10/2023).

Program berupa Gerakan Bersih-Bersih  Pantai ini merupakan wujud komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat dalam menjaga kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem laut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, Dr. H.Mithhar Thala Ali turun langsung memungut sampah yang ada di Pantai Taman Kota, bersama sejumlah Kepala Sekolah, Guru SMA, SMK serta Mahasiswa KKN dari UNM.

Baca Juga  FPN: Pak Prabowo, Ayo Pimpin Dunia Hentikan Genosida di Palestina!

Menurut Mithhar, Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin  di beberapa Kabupaten di Sulawesi Barat untuk mencegah dan mengurangi pencemaran sampah, utamanya sampah plastik yang berasal dari aktivitas manusia di darat maupun di laut.

“Jadi ini kegiatan karena kita melihat di pantai, khususnya  pantai Taman Kota banyak sekali sampah-sampah plastik , ini kan sampah plastik sangat berbahaya dan bisa merusak ekositem laut, memang untuk saat ini belum,” ujar Mithhar.

Baca Juga  Diskominfo Dorong PPPK Paruh Waktu Jadi Garda Terdepan Literasi Digital

Olehnya itu kata Mithhar, Untuk mengantisipasi kerusakan ekosistem laut ia sengaja mengajak para Kepala Sekolah SMA, SMK, siswa  dan warga sekitar melakukan bersih-bersih pantai dari sampah plastik.

“Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat sengaja menggerakkan anak-anak sekolah dari SMA dan SMK bersama mahasiswa KKN dari UNM untuk melakukan bersih-bersih pantai, tujuannya agar kita punya pantai di Majene ini bersih dan lingkungan juga bersih, masyarakat juga bisa terhindar dari penyakit,” kata Mithhar.

Baca Juga  Kepala DKPPKB Sulbar Pimpin Rapat Internal, Perkuat Kesehatan Ibu Anak dan Percepat Program Quick Wins Gubernur

Mithhar menambahkan, Program bersih-bersih pantai ini sudah menjadi program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, guna melestarikan  dan menjaga kerusakan ekosistem laut.

“Program ini akan dilaksanakan setiap minggu di beberapa pantai yang ada di Kabupaten lainnya di Sulawesi Barat, dengan melibatkan para Kepala Sekolah, guru SMA dan SMK untuk menggerakkan siswanya dan mendorong agar masyarakat juga peduli kebetrsihan pantai, harapan saya agar masyarakat tidak sembarang membuang sampah, buanglah sampah pada tempatnya,” pungkasnya.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *