SULBAR99NEWS.ID, MAJENE – Ribuan BPJS kesehatan masyarakat tidak mampu di Kabupaten Majene non aktif Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Majene, Irwan Japaruddin meminta Pemda Kab. Majene segera menalangi Sabtu (6/7/2024)
Irwan menjelaskan di Majene kurang lebih ada dua ribu peserta BPJS kelas tiga yang tiba-tiba non aktif yang sebelumnya ditanggung oleh pusat. Disebabkan ketika dalam satu Kartu Keluarga terdapat anggota keluarga tercatat sebagai penerima APBN seperti guru honor.
“Kami sudah konfirmasi ke Dinas sosial membenarkan ribuan BPJS non aktif disebabkan jika dalam satu anggota tercatat sebagai penerima gaji yang bersumber dari APBN berapapun jumlahnya,” jelas Irwan.
Kami menilai hal ini sangat merugikan masyarakat tidak mampu di daerah. Sebab hampir semua misalnya guru honor yang ada di daerah mendapatkan gaji sangat kecil. Tapi tiba-tiba pusat menon aktifkan BPJS nya karena dinilai sudah mampu.
Oleh sebab itu IMM Majene meminta Pemda harus responsif terhadap persoalan ini. Dengan langsung diakomodir melalui tanggungan APBD jika ada masyarakat kurang mampu BPJS nya non aktif.
“Kami sangat menyayangkan sampai saat ini belum ada respon baik dari Pemda Majene tapi sudah beberapa minggu kamu sampaikan surat,” terang Irwan
Ia menambahkan jika sampai minggu depan belum juga ada dari Pemda maka IMM Majene akan melakukan aksi demonstrasi.
(Indra Saputra)













