MAJENE, SULBAR99NEWS.ID–Proyek pembangunan perumahan Mes Dosen Unsulbar yang terletak di Kelurahan Tande Timur, Kecamatn Banggae Timur dinilai mubazir. Bangunan yang didirikan pada tahun 2012 lalu sampai saat ini belum dimanfaatkan.
Bangunan yang menggunakan uang rakyat, tahun anggara 2012 tersebut dianggarkan dari dana APBD Provinsi Sulawesi Barat senilai Rp 897 juta, ironisnya bangunan tersebut dibangun di atas lahan yang bersengketa.
Temuan di lapangan gedung yang rencananya diperuntukkan untuk perumahan Dosen Unsulbar saat ini sudah ditumbuhi semak belukar. Menurut salah seorang warga setempat, gedung itu sejak dibangun pada tahun 2012 lalu hingga kini belum pernah dimamfaatkan bahkan sebagian bangunan belum rampung.

“Sangat disayangkan bangunan itu kalau tidak digunakan, artinya terkesan mubazir, inilah kalau tidak ada perencanaan yang matang, sehingga bangunan terlantar, ini namanya yang penting ada proyek dan anggaran jalan,”ujar salah seorang warga setempat Abd.Salam, Sabtu (2/11/2024).
Salam juga mengatakan, Pembangunan dua unit gedung untuk perumahan Dosen Unsulbar tersebut dengan nilai ratusan juta rupiah ternyata dibangun di atas lahan bersengketa. Salam juga berharap APH segera melakukan penyelidikan.
“Bahkan lahannya juga bersengketa, bukan milik Pemerintah, ini juga yang menjadi salah satu faktor terbengkalainya bangunan, ini uang rakyat dan informasinya lokasi itu adalah milik warga dan sertifikatnya ada, ” kata Salam.(Ali)













