DAERAH  

Dinsos Sulbar Terima Kunjungan Biro Perencanaan Kemensos RI, Monev Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

MAMUJU — Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan resmi dari Biro Perencanaan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Rabu (3/12/2025). Kunjungan ini dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Sulbar.

Monev ini merupakan upaya penguatan penyelenggaraan layanan pendidikan dasar berbasis komunitas bagi masyarakat rentan. Kunjungan tersebut turut didampingi oleh tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jaminan Sosial, Bappenas, serta Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 Mamuju.

Baca Juga  Pemprov Sulbar dan BI Libatkan Da'i Dalam Pengendalian Inflasi

Dalam agenda tersebut, tim pusat berdiskusi langsung dengan pengelola, fasilitator, dan pihak terkait mengenai capaian program, tantangan implementasi di lapangan, serta peluang perbaikan ke depan.

Dinas Sosial Sulbar sebagai Penanggung Jawab (PIC) Sekolah Rakyat menyampaikan berbagai perkembangan terbaru dan upaya yang telah dilakukan untuk memastikan layanan pendidikan alternatif ini berjalan efektif.

Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, diwakili Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Idham Halik, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga  Pemprov - DPRD Sulbar Sepakat Bikin OPD Baru di Sulbar

Disampaikan, evaluasi lapangan diberikan secara komprehensif, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga tata kelola program, agar model Sekolah Rakyat dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dinas Sosial Sulbar menyambut baik kunjungan tim pusat dari Kemensos RI bersama Kemendagri, Bappenas, dan Direktorat Jaminan Sosial. Masukan yang diberikan sangat berarti bagi kami sebagai PIC Sekolah Rakyat untuk melakukan penyempurnaan program. Kami berkomitmen memperkuat kualitas layanan pendidikan komunitas agar semakin tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sulbar,” ujar Idham

Baca Juga  Sulbar Masuk Daftar 10 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2025 Sulbar Masuk Lima Besar Nasional, SDK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkeadilan*Sulbar Masuk Daftar 10 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2025Sulbar Masuk Daftar 10 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2025 Sulbar Masuk Lima Besar Nasional, SDK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkeadilan*

Dinas Sosial Sulbar berharap sinergi antar instansi pusat dan daerah terus diperkuat sehingga penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat menjadi model pendidikan inklusif yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat untuk mendukung Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *