DAERAH  

DKPPKB Sulbar dan FK UNHAS Bahas Keberlanjutan Pemenuhan Pelayanan Spesialis di RSUD Kondosapata Mamasa

MAKASSAR- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) terus memperkuat koordinasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS) dalam mendukung pemenuhan pelayanan spesialis melalui pendayagunaan dokter residen di RSUD Kondosapata, Kabupaten Mamasa.

Koordinasi dan konsultasi yang berlangsung pada Kamis 3 September 2026 di Ruang Senat FK UNHAS tersebut membahas pelaksanaan penugasan dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) FK UNHAS di RSUD Kondosapata sekaligus membahas keberlanjutan program penugasan dokter residen ke depan.

Tim DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat diterima langsung oleh Dekan FK UNHAS Prof. Haerani Rasyid, bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Andi Muhammad Takdir Musba, Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya Andi Alfian Zainuddin serta Tim PPDS FK UNHAS. Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur dan Tim Manajemen RSUD Kondosapata Kabupaten Mamasa.

Baca Juga  Plt. Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Gelar Rapat Internal Bersama Tagana : Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dekan FK UNHAS beserta jajaran atas dukungan dalam penyediaan pelayanan spesialistik di RSUD Kondosapata.

“Dukungan FK UNHAS sangat berarti bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membantu menghadirkan pelayanan spesialistik di Kabupaten Mamasa. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama yang telah terjalin,” ujar dr. Nursyamsi.

Menurutnya, keberlanjutan kerja sama tersebut menjadi bagian penting dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat, termasuk di Kabupaten Mamasa yang masih menghadapi keterbatasan dokter spesialis definitif.

Baca Juga  Kemenparekraf Siap Dukung Festival Sandeq Pemprov Sulbar

“Di Kabupaten Mamasa kita masih membutuhkan dokter spesialis definitif, khususnya dokter spesialis anak, dokter spesialis bedah, dan dokter spesialis penyakit dalam. Karena itu, program penugasan dokter residen ini perlu terus kita jaga dan diperkuat sebagai bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Kondosapata,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, FK UNHAS juga menekankan pentingnya keberlanjutan program pengiriman dokter residen PPDS ke RSUD Kondosapata pada tahun-tahun berikutnya. Keberlanjutan tersebut perlu disertai evaluasi kebutuhan spesialis, kesiapan rumah sakit, pemenuhan kredensialing, serta dukungan sarana dan prasarana pelayanan.

Baca Juga  Kominfopers dan KI Sulbar Gandeng Kades, Wujudkan Transparansi lewat PPID Desa

Program penugasan dokter residen PPDS FK UNHAS di RSUD Kondosapata selama ini telah mendukung pelayanan Penyakit Dalam, Bedah, dan Kesehatan Anak, sehingga keberlanjutan program diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Mamasa sembari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong terpenuhinya dokter spesialis definitif di daerah tersebut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama FK UNHAS, Pemerintah Kabupaten Mamasa, dan RSUD Kondosapata berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan evaluasi secara berkala guna memastikan program berjalan berkesinambungan dan mampu mendukung peningkatan akses serta mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Mamasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *