DAERAH  

DKPPKB Sulbar Dorong Pemanfaatan Media Digital untuk Edukasi Kesehatan Masyarakat

MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mendorong pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi kesehatan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sharing Session Promosi Kesehatan bertajuk “Upgrade Skill Kamu bersama #PromkesSIOLA” yang dilaksanakan secara daring, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Dewi Herlina, Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, Dewi Herlina berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan WhatsApp Group (WAG) Ibu Pandai sebagai media edukasi dan komunikasi kesehatan bagi masyarakat.

WAG Ibu Pandai menjadi salah satu ruang komunikasi yang dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kesehatan, membuka ruang diskusi, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya para ibu, untuk berkonsultasi dan berbagi pengalaman.

Baca Juga  Perkuat Kualitas Layanan, RSUD Sulbar Gelar Refreshing Training Penggunaan Ventilator bagi Tenaga Kesehatan

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan DKPPKB Sulawesi Barat, Muh Saleh, yang memandu kegiatan tersebut, mengatakan pemanfaatan media komunikasi digital menjadi salah satu peluang untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan. Menurut dia, promosi kesehatan perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat.

“Media digital, termasuk WhatsApp, sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, kita perlu memanfaatkannya sebagai salah satu ruang untuk memberikan informasi kesehatan yang benar, mudah dipahami, dan dapat diakses masyarakat,” kata Muh Saleh.

Baca Juga  Bayar Pajak Sambil Belanja, Samsat Keliling UPTD Pajak Majene Rutin Layani Warga di Pasar Pellattoang

Ia mengatakan kegiatan berbagi pengalaman tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang belajar bagi tenaga promosi kesehatan di Sulawesi Barat.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa setiap Puskesmas memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat dibagikan untuk menjadi pembelajaran bersama.

“Praktik baik yang dilakukan di satu daerah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Tentunya, inovasi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah,” ujarnya.

Melalui kegiatan Sharing Session Promkes, DKPPKB Sulawesi Barat berupaya membangun jejaring pembelajaran bagi tenaga promosi kesehatan, khususnya dalam mengembangkan metode edukasi yang lebih inovatif dan interaktif.

Baca Juga  Inovasidan Koordinasi Tim Layanan Konsultasi Perizinan pada PTM

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong promosi kesehatan yang tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.

DKPPKB Sulawesi Barat berharap pemanfaatan berbagai saluran komunikasi digital dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya.

Melalui semangat berbagi pengalaman, belajar bersama, dan komunikasi interaktif, tenaga promosi kesehatan diharapkan dapat terus menghadirkan inovasi untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang maju dan sejahtera, sesuai visi yang diusung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *