DAERAH  

DKPPKB Sulbar Lakukan Self-Assessment Labkesmas, Perkuat Persiapan Menuju BLUD

DKPPKB Sulbar Lakukan Self-Assessment Labkesmas, Perkuat Persiapan Menuju BLUD

MAMUJU- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melakukan self-assessment terhadap Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan Masyarakat (UPTD Labkesmas) Sulawesi Barat sebagai bagian dari persiapan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kegiatan yang berlangsung pada 26–27 Oktober 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, pada Senin (26/10/2026). Penilaian ini menjadi langkah untuk mengidentifikasi kesiapan kelembagaan sekaligus memetakan aspek tata kelola dan pelayanan yang masih perlu diperkuat sebelum penerapan BLUD.

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Kinerja UPTD Labkesmas melalui Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Menuju BLUD” melalui inisiatif TAKI MASIGA. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendorong pembenahan tata kelola kinerja dan meningkatkan kesiapan UPTD Labkesmas dalam menyelenggarakan pelayanan yang lebih profesional.

Baca Juga  DARI SEREMONI KE AKSI Menjadikan Mabi Motor Penggerak Pramuka: Penjaga Budaya dan Bahasa Mamuju di Era Digital

Dalam arahannya, Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim menekankan pentingnya transformasi tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan sebagai bagian dari persiapan menuju BLUD. Proses ini tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan keuangan, tetapi juga mencakup penguatan akuntabilitas, optimalisasi sumber daya, serta peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan laboratorium kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Kesbangpol Sulbar Fasilitasi Dialog Pencegahan IRET, Gubernur Tekankan Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan bagi Generasi Muda

“Penerapan BLUD diharapkan dapat mendukung pengelolaan unit pelayanan yang lebih fleksibel sesuai ketentuan, tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dengan tata kelola yang semakin baik, UPTD Labkesmas diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih optimal,” kata dr. Nursyamsi.

Pelaksanaan self-assessment ini turut melibatkan Inspektorat dan tim terkait untuk menilai berbagai aspek kesiapan UPTD Labkesmas Sulbar. Hasil penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai persyaratan yang telah dipenuhi serta aspek yang masih memerlukan perbaikan, sehingga dapat menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut yang terukur.

Baca Juga  Dinsos Sulbar Gelar Rapat Internal Bahas Realisasi Kegiatan dan Capaian Kinerja

Upaya pembenahan tersebut sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.” Penguatan tata kelola dan kualitas pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendorong penyelenggaraan layanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar mendorong agar proses persiapan menuju BLUD dilaksanakan secara terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan komitmen bersama dan tindak lanjut hasil penilaian, UPTD Labkesmas Sulbar diharapkan semakin siap memperkuat kualitas pelayanan laboratorium kesehatan masyarakat bagi warga Sulawesi Barat.

Naskah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *