DAERAH  

Akmal Malik Sebut, Stunting Sulit Ditangani di Sulbar Sebab Ego Sektoral Masing-masing Instansi

Akmal Malik, saat Dialog Bincang Malaqbi Dengan Tema "Mengatasi Stunting di Sulbar", di Studio TVRI Sulbar, Rangas, Mamuju, Jumat 3 Februari 2023

MAMUJU, — Stunting masih menjadi persoalan utama di Sulbar. Diperlukan kolaborasi dan intervensi yang tepat sasaran supaya Sulbar Zero Stunting Baru. 

PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik menjelaskan , Zero Stunting Baru adalah upaya pengurangan Stunting secara drastis di “kantong-kantong” Stunting. 

“Kita bisa sepanjang kita kolaborasi dan tepat sasaran,” ujar Akmal Malik, saat Dialog Bincang Malaqbi Dengan Tema “Mengatasi Stunting di Sulbar”, di Studio TVRI Sulbar, Rangas, Mamuju, Jumat 3 Februari 2023.

Baca Juga  Bantuan Untuk Korban Banjir di Mamuju, PJ Bahtiar Ucapkan Terima Kasih Kepada Menteri Sosial

Akmal Malik juga menjelaskan, persoalan stunting di Sulbar yang sulit ditangani disebabkan karena ego sektoral masing-masing instansi. Selain itu pengalokasian anggaran penanganan Stunting yang tidak mempertimbangkan data.

Baca Juga  Wujudkan Pemerintahan Bersih, Biro Pemkesra Sulbar Ikuti Kampanye Pariwara Antikorupsi KPK 2026

“Setiap instansi punya program, persoalannya programnya jalan sendiri sendiri. Kedua kita tidak membaca dengan tepat data yang ada. Membagi anggaran ke daerah yang stuntingnya rendah itu mubazir,” tutur Akmal Malik. 

Baca Juga  Tahun 2026 Terapkan Merit System, Sekda Sulbar Tekankan Akurasi Data ASN

Untuk itu kedepan penting mendapatkan data mana desa yang paling baik dalam penanganan stunting dan menjadi fokus bersama dalam melakukan diseminasi. 

“Mana desa yang penanganan Stunting paling bagus kita diseminasi ke daerah lain. Ini yang belum kita lakukan,” tutup Akmal Malik. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *