Beri Edukasi, Itol Syaiful Tonra Hearing Dialog di Desa Ulidang

Itol Syaiful Tonra

MAJENE, Seperti biasa sejumlah agenda DPRD provinsi Sulawesi Barat dilakukan. Tak terkecuali kegiatan Hearing Dialog mulai dilaksanakan. Seperti hari ini, di aula kantor desa ulidang, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, provinsi Sulawesi Barat. Sabtu, (08/07/2023).

Di kegiatan yang mengusung tema, “Silaturrahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita dan tokoh pemuda dalam menunjang pembangunan di kabupaten Majene”. Hadir pegawai desa mewakili kepala desa ulidang, BPD desa ulidang, sejumlah kepala dusun, tokoh dan puluhan masyarakat yang juga hadir di pertemuan itu.

Baca Juga  Komisi II DPRD Sulbar Rapat Bersama 11 OPD Terkait LKPJ Gubernur 2022

Di tengah sejumlah pemuka serta masyarakat dipertemuan itu, Anggota DPRD Sulbar Drs. Itol Syaiful Tonra, MM mengatakan, kegiatan rutin hearing dialog DPRD dilakukan agar tetap terbangun komunikasi, bersinergi, sekaligus mendengar masukan yang ada di tengah masyarakat terkait pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Majene.

“Salah satu fungsi DPRD adalah mengawasi pembangunan di daerah pemilihan masing masing. Olehnya, agar pengawasannya maksimal, baik DPRD begitu pula masyarakat bersama sama berperan aktif mengawal kegiatan yang ada dengan harapan mutu dan kualitas projek Daerah tetap dapat terjaga,” tukas Itol.

Baca Juga  Anggota DPRD Sulbar, Itol Syaiful Gelar Sosper Penyelenggaraan Perhubungan

Untuk itu, lanjut mantan Wakil Bupati Majene ini mengatakan, sedianya pada proses kegiatan pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Majene dinilai kurang maksimal, kiranya masyarakat dapat memberikan informasi sedini mungkin.

“Perlu dipahami kita bukan eksekutor tapi berfungsi sebagai pengawas. Riilnya, hal mana kemudian kita temukan pengerjaannya asal asalan secepatnya laporkan, agar tugas dan fungsi pengawasan benar benar dapat teraktualisasi, baik DPRD, demikian juga masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi Hadir di Puncak Acara HUT Majene ke-478

Terlihat di sesi hingga akhir kegiatan dialog sangat hidup. Berbagai hal urgent yang disampaikan secara ringan menambah suasana keakraban terlihat semakin mengental. Meski demikian apa yang menjadi isu adalah sifatnya prioritas. “Olehnya, berhasil tidaknya pemenuhan masyarakat tergantung support dari kita semua,” jelasnya. (adv-satriawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *