MAMUJU — Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat koordinasi intensif di Ruang Rapat Biro Organisasi.
Rapat yang berlangsung selama dua hari (16 hingga 17 September 2026), beragendakan pada pemenuhan Dokumen Indikator 7 terkait Penggunaan Infrastruktur TIK, Virtual Meeting, dan Internet Terpusat, serta Dokumen Indikator 14 mengenai Penerapan Manajemen Pengetahuan SPBE.
Kegiatan ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Fokus Progres dan Solusi Hambatan
Ketua Tim SPBE Biro Organisasi, Subuki, menjelaskan bahwa koordinasi ini sangat penting dalam melengkapi seluruh bukti dukung (evidence) yang akan dievaluasi pada penilaian Triwulan III 2026.
“Kami kembali bertemu bersama tim SPBE untuk memastikan progres pemenuhan dokumen yang dibutuhkan terkait indikator 7 dan indikator 14,” ujar Subuki.
Senada dengan hal tersebut, anggota Tim SPBE Rusli Muhallik mengungkapkan bahwa forum ini juga diisi dengan pemaparan capaian progres pada setiap level indikator. Diskusi terbuka dilakukan untuk mengurai kendala yang dihadapi.
“Hambatan-hambatan yang ditemui teman-teman kami didiskusikan bersama untuk mencari solusi agar kriteria atas dokumen yang dipersyaratkan dapat kami penuhi,” ucap Rusli.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh jajaran Tim SPBE Biro Organisasi beserta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Biro Organisasi Setda Sulbar. Melalui penguatan dokumen pendukung ini, Pemprov Sulbar optimistis kualitas tata kelola digital dan akuntabilitas kinerja birokrasi dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.












