DAERAH  

DLH Sulbar Serahkan Bantuan Bibit Durian di Desa Batupannu

MAMUJU–Perubahan iklim menjadi tantangan yang serius dan memerlukan tindakan nyata untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (mitigasi) dan mengadaptasi diri terhadap dampak yang sudah ada atau yang akan datang (adaptasi). Beberapa upaya mitigasi dan adaptasi yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan beralih ke energi terbarukan, mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, dan melestarikan hutan.

Baca Juga  Bamus Matangkan Agenda Kedewanan, DPRD Sulbar Susun Jadwal Kegiatan Masa Persidangan

Dalam upaya mitigasi perubahan iklim, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan melakukan penyerahan bantuan bibit tanaman produktif (bibit durian) di Bayor-Bayor, Desa Batupannu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju baru-baru ini, sebagai upaya peningkatan tutupan vegetasi dalam melestarikan lingkungan.

Sebagaimana diketahui, tumbuhan melakukan fotosistesis untuk membentuk zat makanan atau energi yang dibutuhkan tanaman tersebut. Dalam fotosintesis tersebut tumbuhan menyerap karbondioksida (CO2) dan air yang kemudian diubah menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan sinar matahari. Kesemua proses ini berlangsung di klorofil. Kemampuan tanaman sebagai penyerap karbondioksida akan berbeda-beda.

Baca Juga  Upaya Pemprov Sulbar Tingkatkan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Kegiatan ini dilaksanakan langsung Kabid. Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Alexander Bontong beserta staf. Jumlah bibit yang dibagikan sebanyak 1.836 batang dengan pupuk kandang sebanyak 3.672 Kg dan diterima langsung Ketua Kelompok Tani Mesa Pattuju. 

Baca Juga  Gubernur Suhardi Duka Tinjau Rekonstruksi Tanggul Tapandullu dan Resmikan Jembatan Nipa-Nipa, Dukung Konektivitas Pascabencana

Kepala DLH Sulbar, Zulkfili Manggazali, berharap dengan adanya kegiatan upaya mitigasi perubahan iklim dapat menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca, sebagai bentuk upaya penanggulangan dampak perubahan iklim yaitu dengan peningkatan tutupan vegetasi dengan tanaman produktif yang bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *