Oleh: Saripah, A.Md.Keb
Hidup akan terasa indah dan penuh rahmat dari-Nya, jika dijalani dengan hati yang lapang dan sesuai dengan syariat-Nya. Namun, ternyata berbagai parasit berbahaya dan mematikan telah melahap dunia saat ini.
Secara global Amerika Serikat yang mengembang sistem sekuler kapitalisme telah terbukti gagal. Kegagalan tersebut terlihat dari berbagai konflik yang menimpa kaum muslim di berbagai negara, bahkan hingga kini belum juga menemui solusi. Sebab Negara Barat seperti Amerika Serikat memang berusaha menjauhkan ajaran Islam dari pemeluknya.
Dampak Dominasi Kapitalisme
Penerapan sistem sekuler kapitalisme telah berdampak luas, baik terhadap aspek politik, ekonomi, bahkan sampai menimbulkan krisis multidimensional. Bencana ekologis juga bagian dari kerusakan sistem ini, yang mengeksploitasi alam tanpa memperhatikan keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan. Kerusakan hutan, pencemaran laut, hingga perubahan iklim menjadi bukti nyata kegagalan sistem tersebut dalam menjaga amanah pengelolaan bumi.
Tidak usah melihat fakta yang jauh, tengoklah kejadian banjir luar biasa yang ada di Sumatera, banjir tersebut tidaklah terjadi secara alamiah, tetapi terjadi akibat ulah manusia. Ulah pemerintah yang mengizinkan penebangan pohon, serta penggundulan hutan yang masif sehingga mengakibatkan bencana banjir yang begitu besar, menyebabkan kerusakan alam, dan menjadi salah satu bukti abai dan kejahatan terhadap rakyat yang dipimpinnya.
Kejahatan pemimpin AS juga semakin menunjukkan arogansi globalnya melalui berbagai tindakan agresif, baik berupa ancaman, sanksi, maupun intervensi militer terhadap negara-negara lain. Venezuela menjadi salah satu contoh negara yang menghadapi tekanan politik dan ekonomi akibat kebijakan sepihak AS, yang kerap mengabaikan tatanan hukum internasional serta kecaman masyarakat dunia.
Selain itu, beberapa negara dengan penderitaan yang belum usai seperti Palestina, Myanmar, Sudan, India, Pakistan dan lain-lain. Penderitaan yang terjadi akibat hilangnya perisai umat Islam atas penghianatan yang dilakukan oleh Inggris lewat Mustafa Kemal At-Taturk. Dan memang seperti inilah Ideologi kapitalisme, terus merusak sendi-sendi kehidupan, terutama agama Islam. Mulai dari aspek akidah, muamalah, akhlak, sistem ekonomi, politik, sosial budaya, dan pendidikan.
Tegaknya Sistem Islam Menghadirkan Rahmat Bagi Seluruh Alam
Sementara itu, AS dengan berbagai taktik liciknya untuk menguasai sumber daya alam negara lain, termasuk melalui intervensi politik, dan tekanan ekonomi. Tindakan ini dilakukan demi kepentingan kapitalis global tanpa memperdulikan kedaulatan negara, keadilan internasional, maupun penderitaan rakyat di negara-negara yang menjadi sasaran. Inilah fakta kerusakan sistem saat ini.
Fakta demi fakta harusnya menumbuhkan kesadaran untuk melakukan perubahan dari sistem rusak menuju sistem yang terbaik yakni sistem Islam.
Sistem Islam akan menjamin kehidupan manusia, sehingga kezaliman, kerusakan, dan kemungkaran tak lagi dirasakan, bahkan sistem Islam juga menjadi modal utama bangkitnya sebuah peradaban yang gemilang. Sejarah telah membuktikan betapa sistem Islam mampu melawan hegemoni global yang zalim, serta menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh manusia.
Dr. Mahmud al-Khalidi, Qawâ’id Nizhâm al-Hukm fî al-Islâm, 229-230) mengungkap bahwa:
“(Khilafah adalah) kepemimpinan umum bagi kaum muslim seluruhnya di dunia, untuk menegakkan hukum-hukum syariat Islam serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru alam.” (Dr. Mahmud al-Khalidi, Qawâ’id Nizhâm al-Hukm fî al-Islâm, 229-230).
Tegaknya syariat Islam secara menyeluruh akan mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan keselamatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Demikianlah sistem Islam yang disebut khilafah membawa rahmat bagi seluruh alam. Wallahu A’lam. []













