SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Empat nelayan asal Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan terdampar di Pantai Barane, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat setelah perahunya alami mati mesin dan akibat gelombang saat mencari ikan di perairan Pinrang.
Keempat nelayan tersebut Kungkung, Lampang, Oda dan Sukri untuk sementara masih ditampung di rumah warga, sambil menunggu hasil koordinasi dengan keluarganya untuk proses pemulangannya ke kampung halamannya.
Peristiwa yang menimpa nelayan tersebut bermula dari info Ibu Hardianti bahwa telah terjadi kecelakaan Kapal ketika mereka pergi ke melaut mencari ikan menggunakan perahu kecil di perairan Pinrang di Kecamatan Lembang dengan POB 4 orang, setelah berada di tengah laut, mesin perahu mereka rusak dan karam diterjang gelombang, sehingga mereka terombang-ambing di tengah laut.

Setelah terombang ambing di tengah laut sekitar 19 jam, mereka terseret arus dan ditemukan oleh nelayan dari pantai barane, sehingga diselamatkan ke rumah warga setempat.
Menerima Laporan dari Ibu Hardianti, Tim Unit Siaga Pare Pare Berangkat Menuju LKK dengan Menggunakan Rescue Car didampingi oleh sat Polairut Polres Majene dan membawa Peralatan Rescue.
Mereka pergi melaut tanggal 20 Agustus dan temukan pada tanggal 21 Agustus dan hingga saat ini mereka belum pulang ke Pinrang,” katanya.
Sebelumnya, BMKG mengimbau kepada masyarakat atau nelayan yang tinggal di pesisir pantai untuk tetap waspada dampak gelombang tinggi yang terjadi di wilayah perairan.
(Indra Saputra)






