SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Drs. R. Adang Ginanjar S., M.M beserta ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Barat beserta sejumlah pejabat utama Polda Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Majene, Selasa (1/8/2023)
Setibanya di Rumah Jabatan Bupati Majene, Kapolda didampingi Kapolres Majene disambut Bupati Majene, Andi Achmad Syukri bersama Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri, Dandim 1401 Majene, Letkol Inf. Ricad Harisab, Kajari Majene, Beni Siswanto, Ketua DPRD Salmawati Jamado serta pejabat utama Polresta Majane dan Para Pimpinan OPD Majene..
Bupati dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Sulbar Irjen Pol. Drs. R Adang, berserta rombongannya. Kunjungan kerja tersebut diakuinya membawa berkah dan mempererat tali silatuahmi dengan antara Polda Sulbar dengan Pemerintah Kabupaten Majene.
” Kami dari pemerintah kabupaten Majene menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Kapolda atas kunjungannya ke Majene, kami juga berharap ada masukan dari bapak Kapolda terkait dengan pembangunan di Majene,” ujarnya.
Sementara itu Kapolda Sulbar, Irjen Pol.Drs. R. Adang Ginanjar kepada wartawan menjelaskan, kunjungan kerja ke Majene untuk Silaturrahim dengan jajaran Forkopinda selaku pejabat Kapolda yang baru di Sulawesi Barat.
“Kunjungan kerja ini akan dilakukan di seluruh kabupaten sampai tanggal 5, ini dalam rangka silaturrahim. Saya selaku Kapolda baru semoga diterima di Sulawesi Barat dalam mengayomi dan melindungi masyarakat Sulawesi Barat,” ungkapnya.
Adang juga melihat potensi obyek wisata disepanjang pantai Majene yang cukup potensial untuk dikembangkan, khususnya wisata pantai,”Pantai Majene itu luar biasa, tentunya kita kedepan bisa galakkan pariwisata di Sulawesi Barat, karena saya melihat disepanjang pantai cukup bagus, tidak kalah dengan provinsi-provinsi lain,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar program pemerintah, terutama perhatian terhadap persoalan stunting agar tetap menjadi perhatian kita semua, termasuk di kabupaten Majene ini. Kita harus bersama-sama memberikan perhatian.
”Terkait dengan persoalan stunting, tentunya kita semua harus bekerjasama, baik antara pemerintah provinsi maupun kabupaten, termasuk Forkopinda, mari kita bersama-sama dengan instansi terkait, TNI-Polri, Babhinkamtibmas dan Babinsa kita turun bersama dimasyarakat memberikan sosialisasi tentang program pemerintah dalam rangka mencegah stunting,” pungkasnya.(Ali).













