SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Terkait isu Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Majene yang tak memiliki seragam menjelang pencoblosan dan katanya tidak mengadakan bimtek, Kasatpol-PP Zaenal Arifin angkat bicara saat dikonfirmasi, Senin (12/2/2024).
Persoalan tersebut kini viral karena satlinmas yang akan bertugas disetiap TPS se-Kecamatan Majene hingga kini tak memiliki seragam yang wajib digunakan pada saat pencoblosan pada Pemilu serentak Tahun 2024.
Kasatpol-Pp Kabupaten Majene mengatakan, “Terkait baju linmas yang saat ini belum ada, untuk penganggaran itu banyak yang salah tanggapan, dia kira sudah tahun lalu dianggarkan, anggarannya itu baru masuk tahun ini, jadi proses pengadaanya itu panjang, diumumkan dulu kemudian dilelang baru diumumkan bahwa ada pengadaannya”, ujarnya.
“Jadi memang tidak ready untuk digunakan pada pileg, nnti akan digunakan pada pilbub, perencanaannya begitu, karena prosesnya panjang, untuk masalah baju, dan pada rakoor tadi bersama stakeholder terkait, saya juga sudah sampaikan, tidak hanya itu, saya juga sudah sampaikan ke linmas di TPS, bahwa pengadaan baju terkendala karena proses lelangnya yang panjang, jadi perlu waktu cukup lama”, ungkapnya Zaenal Arifin.
“Yang jelas anggarannya sudah ada di APBD, untuk masalah pemotongan honor linmas, perlu diketahui yang kami back up itu honor di tingkat desa, linmas desa, linmas kelurahan dan linmas kecamatan, jumlahnya 500 ribu tanpa ada potongan, jika ada isu yang mengatakan honor linmas dipotong, mari kita lihat dokumennya, jangan sampai kami dikira memotong, tambahannya Kasatpol-Pp.
“Honor linmas ini satu kali pelaksanan yang artinya hanya di pemilu ini, sebenarnya mereka juga di tingkat desa dan kelurahan ada honor perbulannya yang linmasnya, dan untuk pembayaran selanjutnya besok selasa 13 Februari kami akan bayarkan, intinya untuk pengadaan bajunya itu sudah siap, hanya prosesnya memerlukan waktu, tidak mungkin dalam sebulan pakaiannya jadi karena jumlahnya seribu dua ratus delapan puluh empat, tutupnya.
Selain perihal tersebut, seragam yang akan digunakan pada pencoblosan penyelenggara pemilu menyerahkan ke masing-masing linmas, dan untuk tanda pengenal juga akan diberikan id card sebagai tanda pengenal linmas.
Untuk kegiatan bimtek Satpol-pp juga telah memberikan arahan bimtek dan dalam bentuk sosialisasi di semua kecamatan, seperti fungsi dan kewenangan linmas di TPS, contoh mengamankan TPS dan kotak suara, untuk itu satlinmas harus memahami tugas dan fungsinya tersebut.
(Indra Saputra)













