KAMPUS  

Mahasiswa Perikanan Tangkap Unsulbar Gelar Praktik Bagan Perahu dan Bersih Pantai di Tonyaman

POLMAN, Teori di atas kertas memang penting, namun mencicipi langsung asinnya air laut dan kerasnya kehidupan nelayan adalah guru terbaik.

Peta pembelajaran itulah yang coba dihidupkan oleh puluhan mahasiswa Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Lewat agenda Praktik Lapang Terpadu dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada 12–13 Juni 2026, mereka “menyulap” perairan desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, menjadi laboratorium alam.

Baca Juga  Tiga Mahasiswa Unsulbar Toreh Prestasi Nasional di FESARBI 2026

Melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, dalam pelaksanaan Praktik Lapang Terpadu dan PKM itu, para mahasiswa ikut langsung dalam operasi penangkapan ikan dengan menggunakan bagan perahu .

Disamping itu, para mahasiswa juga mempelajari secara langsung mulai dari konstruksi kapal hingga keterampilan menangani hasil tangkapan agar tetap segar saat tiba di darat.

Selain ikut dalam operasi penangkapan ikan di perairan Teluk Mandar, kawasan Selat Makassar, para mahasiswa juga melakukan aksi bersih pantai.
Dalam aksi peduli lingkungan pesisir itu, para mahasiswa aksi bersama dengan masyarakat desa Tonyaman.

Baca Juga  Edukasi Warga Lapeo, Dosen Unsulbar Buat Teh Daun Pandan Wangi

Kegiatan gotong royong mahasiswa – dosen dan masyarakat itu berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah yang tersebar di sepanjang kawasan pantai, terutama sampah plastik yang berpotensi mencemari ekosistem laut.

Ketua Program Studi Perikanan Tangkap Unsulbar, Ady Jufri, M.Si., menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis lapangan yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Baca Juga  Rektor Unsulbar Teken PKS Penguatan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Sulbar

“Melalui praktik lapang terpadu, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teknologi penangkapan ikan secara langsung dari nelayan, tetapi juga diajak berkontribusi kepada masyarakat melalui aksi nyata menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa Perikanan Tangkap Unsulbar sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *