Majene, Sulbar99news.com—Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Majene, kembali melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, dalam rangka pengembangan usaha, kali ini rencana kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Majene, terkait pengembangan budidaya ikan tawar.
Plt. Direktur Perumda Aneka Usaha Majene, Andi Amran menjelaskan, bahwa ada keinginan dinas Kelautan dan Perikanan Majene untuk bekerjasama dengan Perumda dalam pengembangan budidaya perikanan, khususnya di salah satu tambak ikan di Lingkungan Barane, Kelurahan Baurung yang saat ini dikelola dinas Kelautan dan Perikanan.
“Jadi begini ada rencana pihak DKP Majene untuk bekerjasama dengan Perumda Majene, dalam rangka pengembangan budidaya ikan, karena selama ini tidak pernah mencapai target, karena pengelolaannya masih menggunakan manual, makanya kami bangun komunikasi dengan pihak DKP dan seperti apa system kerjasamanya,” kata Andi Amran.
Menurut Andi Amran, bentuk kerjasama yang akan dilakukan itu nanti, dengan cara menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Perumda untuk dikelola secara profesional, mengingat biaya pengelolaannya akan memakai biaya yang tidak sedikit.
“Jadi kalaupun nanti jadi kerjasamanya, tentu kita akan mencari tenaga ahli dibidang pengembangan budidaya ikan, karena kita mau dikelola secara professional, maksudnya tenaga teknis yang betul-betul paham soal mengelola budidaya ikan, apalagi harus menggunakan modal yang tidak sedikit, tapi ini baru rencana dan kami masih menunggu informasi selanjutnya dari kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Majene,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Dinas Ichwanti ditemui di ruang kerjanya mengatakan, rencana kerjasama dengan Perumda terkait pengelolaan produksi tambak di Barane, lantaran selama ini produksi hasil tambak tidak pernah mencapai target yang diharapkan.
“Memang selama ini pengelolaannya tidak maksimal, karena salah satunya selama ini karena faktor minimnya anggaran biaya operasionalnya, makanya kenapa kami berkeinginan bekerjasama dengan Perumda, hanya saja kami belum tahu seperti apa nanti bentuk kerjasamanya, kami masih akan mennunggu tim teknisnya dari benur kita, karena mereka itu memang ahlinya dibidang pemgelolaan tambak, mungkin minggu depan sudah ada infonya,” kata Ichwanti.(Ali).












