DAERAH  

Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Pohon Tumbang di Mamasa

Mamuju — Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima laporan dari Pusdalops BPBD Kabupaten Mamasa terkait kejadian bencana pohon tumbang yang terjadi di SDN 011 Tanete, Desa Sapan, Kecamatan Pana’, Kabupaten Mamasa, pada Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 02.00 Wita.

Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Pohon tumbang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan pohon besar di sekitar area sekolah roboh dan menimpa bangunan gedung sekolah.

Baca Juga  Harsinah Suhardi Dorong TP PKK Mamuju Aktif Turun ke Lapangan Cegah Stunting

Akibat kejadian tersebut, bangunan sekolah mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap dan dinding gedung. Saat ini, gedung sekolah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, karena kondisi bangunan berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Susun RIPJPID 2025-2029 untuk Dorong Riset dan Inovasi Berbasis Daerah

BPBD Mamasa segera berkoordinasi dengan BPBD Sulbar, TNI-POLRI, instansi terkait, serta pihak kecamatan dan desa setempat dalam upaya penanganan bencana, termasuk langkah asesmen dan pembersihan material pohon tumbang di lokasi kejadian.

Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Mamasa untuk proses penanganan dilakukan dengan cepat, termasuk memastikan keselamatan warga sekitar dan keamanan bangunan sekolah.

Baca Juga  Talk Show di Ram FM: Kepala Samsat Majene Umumkan 5 "Kado" Pajak Akhir Tahun dan Luncurkan 3 Inovasi Layanan Jemput Bola

“BPBD Sulbar siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Yasir Fattah, Senin 27 Oktober 2025.

Ia menambahkan, sesuai petujuk dan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, pemerintah daerah diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, hujan lebat, dan pohon tumbang, terutama di wilayah dengan topografi rawan. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *