Sekwan DPRD Majene Angkat Bicara Soal Perbaikan Fasilitas Rusak Akibat Demo

MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Sekretaris dewan (Sekwan) DPRD kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Mattalunru angkat bicara soal perbaikan fasilitas rusak akibat aksi unjuk rasa mahasiswa di gedung DPRD Majene.

“Hingga kini fasilitas tersebut belum dibenahi karena pertimbangan anggaran yang tidak ada, apalagi kondisi keuangan pemerintah daerah Majene saat sekarang ini masih sangat tidak memungkinkan, apalagi bulan depan akan dilaksanakan pelantikan anggota DPRD terpilih,” ungkap Mattalunru, Minggu (25/8/2024).

Mattalunru membeberkan kondisi terkini fasilitas di ruang siding gedung DPRD Majene rusak pasca aksi unjuk rasa mengawal putusan MK paga Jumat petang. Menurutnya sesua dari hasiil olah TKP dari petugas Polres Majene diperkirakan menelan biaya 50 juta lebih.

Baca Juga  Fenomena Alam di Tanimbar Pasca Gempa M 7,5 Muncul Sebuah 'Pulau'

“Kerusakan itu sudah kami crosscheck, pak Kapolda Sulawesi Barat juga datang meninjau langsung,  kaca meja pecah, kaca jendela, kursi rusak dan yang paling utama itu alat komunikasi juga rusak sampai hari ini estimasi kerugian kami juga belum finalkan,” bebernya.

Baca Juga  Tepat Idul Adha, Kakek 77 Tahun di Pamboang Hilang Saat Melaut

Menurutnya, pasca unjuk rasa dar mahasiswa, malam itu juga ia bersama stafnya dibantu pihak kepolisian langsung melakukan pembersihan kaca yang pecah dan beberapa fasilitas lainnya yang rusak di ruang sidang.

“Itu malam kami bersama pihak kepolisian membersihkan kaca yang berserakan, kemudian terkait dengan anggaran,  beberapa anggota dewan juga sudah melakukan rapat internal untuk membicarakan soal anggarannya yang mau disampaikan ke pihak keuangan pemkab Majene,” ujar Mattalunru -, Senin (14/12/2020) lalu.

Baca Juga  Rumah Tukang Kayu di Baruga Dhua Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

Ia juga menyayangkan tindakan pengerusakan yang dilakukan massa aksi. Karena, pihaknya sebenarnya selalu ingin memfasilitasi aspirasi yang disuarakan masyarakat,

”Pak wakil ketua DPRD juga itu hari juga bersedia menanmpung aspirasi dari perwakilan massa, bahkan petugas kepolisian juga sudah maksimal memfasilitasi antara DPRD dengan pihak massa aksi,” pungkasnya.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *