DAERAH  

Sinergi OPD Sulbar : BPKPD dan Koperindag Bahas Langkah Optimalisasi PAD

MAMUJU – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri rapat perencanaan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digelar oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Sulbar, Kamis (4/9/2025) di ruang rapat Dinas Koperindag Sulbar.

Rapat yang dipimpin langsung Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, ini membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kontribusi sektor koperasi, UMKM, serta perdagangan dalam mendukung pertumbuhan PAD Sulbar.

Baca Juga  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Biro Hukum Hadiri Rapat Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja dan Rencana Aksi Tahun 2026

Sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, langkah ini menjadi bagian dari visi-misi pembangunan Sulbar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

Dari BPKPD Sulbar, hadir Kabid Pendapatan Daerah Nuruddin Rahman, Kasubid Retribusi Daerah A. Nursyahdana, Kasubid Pajak Daerah Intang, serta sejumlah staf teknis.

Baca Juga  Syukuran di Usia 63 Tahun, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Kenang Perjalanan Hidup dari Lampu Pelita

Kadis Koperindag Sulbar Masriadi Nadi Atjo menekankan pentingnya memanfaatkan potensi koperasi dan UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

“Sektor koperasi, UMKM, dan perdagangan memiliki ruang besar untuk menyumbang PAD. Melalui koordinasi dengan BPKPD, kami berharap strategi yang dihasilkan dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar Mohammad Ali Chandra, menegaskan bahwa sinergi antar-OPD merupakan kunci dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Baca Juga  Dispora Sulbar Gelar Seleksi Peserta PPAP 2025, Diikuti 12 Pemuda Terbaik dari Kabupaten Se-Sulbar

“Upaya optimalisasi PAD tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar potensi yang ada di daerah benar-benar dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Rapat ini diharapkan menjadi momentum memperkuat strategi bersama dalam menggali potensi PAD dari sektor koperasi, UMKM, dan perdagangan, demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulbar. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *