POLMAN  

Telan Racun Hama dan Lukai Leher Sendiri, Begini Kondisi Petani di Polman yang Coba Akhiri Hidupnya

POLMAN – Seorang pria di Dusun 1 Ihing, Desa Ihing, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, diduga melakukan percobaan bunuh diri pada Sabtu (20/09/25) siang.

Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 12.30 WITA. Korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD H. Andi Depu Kabupaten Polman.

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengatakan korban bernama Haeruddin (27), seorang petani. Ia pertama kali ditemukan oleh ayahnya, Sail (60), dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya.

Baca Juga  Lagi, Nenek Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Desa Sumarrang

“Korban sempat dibawa ke Puskesmas Bulo oleh pihak keluarga dan warga sekitar. Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WITA, korban dirujuk ke RSUD Polman untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelas AKP Sandy.

Saksi lain, Muh. Yusuf (33), aparatur desa setempat, menyebutkan korban diduga menelan racun hama serta berusaha melukai lehernya dengan sebilah pisau dapur. Hasil pemeriksaan awal polisi mendukung dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan percobaan bunuh diri.

Baca Juga  UPTD PSDA PUPR Sulbar Lakukan Tahap Persemaian: Pembukaan Irigasi Terjadwal untuk 200 Ha Sawah di Kecamatan Tapango

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan (depresi). Beberapa hari sebelum kejadian, ia bahkan sempat mengutarakan niat untuk mengakhiri hidupnya.

Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mengumpulkan keterangan saksi, melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Bulo dan RSUD Polman.

Baca Juga  Petugas Pintu Air Lakejo Polman Siaga Pastikan Aliran Irigasi Tetap Optimal

Saat ini korban masih dalam penanganan medis di ruang UGD RSUD Polman.

Polres Polman mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mental keluarga maupun tetangga, serta segera mencari bantuan tenaga medis profesional apabila diperlukan.

Humas Polres Polman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *