Majene – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali melaksanakan Program Pemberdayaan Desa Binaan Tahun Kedua di Desa Onang, Kabupaten Majene. Rabu, 8 Juli 2026
Program yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pengabdian Berbasis Kewilayahan ini merupakan kelanjutan dari pendampingan yang telah dimulai pada tahun pertama.
Pada pelaksanaan tahun kedua, kegiatan difokuskan pada peningkatan kapasitas ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal.
Kegiatan menghadirkan dua materi utama, yakni Pelatihan dan Penerapan Dapur Sehat dan Halal Berbasis Pangan Lokal yang disampaikan Justiyulfah Syah serta Penguatan Literasi Gizi melalui Pengembangan Menu Isi Piringku Berbasis Pangan Lokal Diesna Sari, S.Gz., M.Kes. Kedua materi menekankan pentingnya pengelolaan pangan yang sehat, aman, dan bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di Desa Onang.
Selain menerima materi, peserta juga mengikuti praktik penyusunan menu “Isi Piringku” berbasis pangan lokal. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK belajar menyusun menu bergizi seimbang sesuai proporsi yang dianjurkan dengan memanfaatkan bahan pangan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Ketua Tim Pengabdian, Riska Mayangsari, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi gizi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai menu sehari-hari. Menurutnya, peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK diharapkan dapat mendukung pencegahan stunting serta mewujudkan keluarga yang sehat dan mandiri pangan.
Program Pemberdayaan Desa Binaan Unsulbar dirancang berlangsung selama tiga tahun. Setelah tahun pertama berfokus pada penguatan UMKM pangan lokal, tahun kedua diarahkan pada peningkatan literasi gizi keluarga melalui pendampingan yang berkelanjutan.












