Majene, Sulbar.99news.id–Truk terbuka yang mengangkut tanah urug, yang melintas di jalur masuk Perumahan Lutang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur kembali dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Pasalnya truk-truk tersebut tidak menggunakan penutup bak truk, akibatnya material tanah bertebaran sangat mengganggu warga Perumahan maupun pengguna jalan. Belum lagi truk menggunakan knalpot bising.
“Jelas mengganggu warga karena bising dan juga bak truk juga tidak ditutup terpal. Selain itu material juga sering berceceran di jalan, bahkan truk tersebut beraktivitas hingga menjelang magrib, ini sangat mengganggu,” kata salah seorang warga Lutang, Ahmad, Minggu (23/6/2024).
Dia berharap agar petugas segera melakukan penindakanyang tegas terhadap para sopir yang tidak menggunakan penutut, baik petugas dari petugas Kepolisian maupum dari Dinas Perhubungan
“Persoalannya kejadian seperti ini bukan kali pertama, ini sudah berkali-kali, bahkan sudah sering dilaporkan ke aparat tapi tetap juga begitu tidak ada perhatiannya. Bahkan beberapa keluhan juga sudah diutarakan pada saat pertemuan di kantor Kelurahan Tande Timur,” ungkap Ahmad.(Ali).













