DAERAH  

Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Sulbar Perketat Pemantauan EWS dan Peringatan Dini*

MAMUJU— Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Selain melakukan pemantauan rutin terhadap prakiraan cuaca yang diterima dari BMKG, Pusdalops BPBD Sulbar juga secara berkala memantau kondisi dan fungsi alat Early Warning System (EWS).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem peringatan dini berjalan optimal sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana, terutama menghadapi dinamika cuaca ekstrem di penghujung tahun.

Baca Juga  Kapolda dan Wagub Sulbar Satu Suara: Polri-Masyarakat Harus Bersinergi untuk NKRI

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan ketanggapan dini seluruh perangkat daerah dalam menghadapi ancaman bencana.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan ketanggapan dini seluruh perangkat daerah dalam menghadapi ancaman bencana.

Baca Juga  Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar: Harga Telur Ayam Masih Stabil di Bawah HPP dan Stok Aman

Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa pemantauan terhadap alat EWS merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan daerah terhadap potensi bencana.

“Pusdalops tidak hanya fokus pada informasi cuaca dari BMKG, tetapi juga memastikan alat EWS berfungsi dengan baik. Hal ini agar peringatan dini dapat diterima masyarakat tepat waktu bila terjadi potensi bencana seperti banjir atau tanah longsor,” ujar Yasir Fattah, Senin 3 November 2025.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Suhardi Duka Tekankan Pentingnya Pendidikan Link and Match dengan Dunia Kerja.Gubernur Sulbar Suhardi Duka orong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta dalam Pendidikan.Gubernur Sulbar: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

Dengan pemantauan ini, BPBD Sulbar komitmen terus memberikan informasi kebencanaan serta meningkatkan sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *