SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Cuaca ekstrem dalam dua pekan terakhir ini membuat para Nelayan di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, berhenti melaut karena khawatir diterjang gelombang tinggi.
Ketinggian gelombang yang mencapai dua hingga tiga meter mengakibatkan para Nelayan memilih menyandarkan perahunya di Pinggir Pantai Lingkungan Barane.

Selain gelombang tinggi, angin kencang ditengah laut juga mengancam keselamatan Nelayan, sehingga saat ini mereka tidak memiliki penghasilan dan hanya mengandalkan dari pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Sudah tiga sampai empat hari ini kita tidak bisa melaut karena cuaca ekstrem ombak besar juga angin kencang yang menghawatirkan dapat membahayakan diri, makanya kita cuma dirumah saja,” Ujar Hasanuddin salah satu nelayan.
Ombat tinggi dan angin kencang sangat berdampak buruk bagi masyarakat khusus para nelayan yang mencari dan menghasilkan nafkah dari laut.
Selain itu juga cuaca buruk ini para nelayan hanya bisa berdiam diri dirumah, mereka hanya bisa mengikat dan menyandarkan kapal di bibir pantai.
Saat ini juga nelayan hanya menunggu cuaca membaik agar dapat kembali nafkah di laut, untuk menangkap ikan atau hal lain yang dapat menghasilkan.
(Indra Saputra)






