Cuaca Ekstrem Selama Dua Pekan Terakhir, Nelayan Di Majene Enggan Melaut

SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Cuaca ekstrem dalam dua pekan terakhir ini membuat para Nelayan di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, berhenti melaut karena khawatir diterjang gelombang tinggi.

Ketinggian gelombang yang mencapai dua hingga tiga meter mengakibatkan para Nelayan memilih menyandarkan perahunya di Pinggir Pantai Lingkungan Barane.

Baca Juga  Angin Kencang, 1 Pohon Tumbang dan Menghalangi Akses Jalan Warga

Selain gelombang tinggi, angin kencang ditengah laut juga mengancam keselamatan Nelayan, sehingga saat ini mereka tidak memiliki penghasilan dan hanya mengandalkan dari pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Sudah tiga sampai empat hari ini kita tidak bisa melaut karena cuaca ekstrem ombak besar juga angin kencang yang menghawatirkan dapat membahayakan diri, makanya kita cuma dirumah saja,” Ujar Hasanuddin salah satu nelayan.

Baca Juga  Empat Nelayan Asal Pinrang Terdampar Di Pantai Barane Kabupaten Majene

Ombat tinggi dan angin kencang sangat berdampak buruk bagi masyarakat khusus para nelayan yang mencari dan menghasilkan nafkah dari laut.

Selain itu juga cuaca buruk ini para nelayan hanya bisa berdiam diri dirumah, mereka hanya bisa mengikat dan menyandarkan kapal di bibir pantai.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Sulbar, Jumat 28 April 2023. Tiga Kabupaten Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Saat ini juga nelayan hanya menunggu cuaca membaik agar dapat kembali nafkah di laut, untuk menangkap ikan atau hal lain yang dapat menghasilkan.

(Indra Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *