Kejari Majene Lanjut Usut Dugaan Korupsi di DKP Majene Senilai 2 M Lebih

Kasi Intel Kejari Majene, M. Zaky Mubarak

MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene kembali mengusut dugaan korupsi pengadaan kapal motor penangkap ikan berukuran lebih kecil dari 5 GT pada Dinas Kelautan dan Perikanan Majene.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Majene, M.Zaky Mubarak ditemui wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, tindak lanjut dari penyidikan dugaan korupsi pengadaan kapal motor pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Majene sudah pada tahap pemeriksaan barang bukti.

“Agenda hari ini adalah pemeriksaan barang bukti berupa kapal motor oleh ahli,  berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal pada Dinas Kelautan dan Perikanan Majene tahun anggaran 2022 dari APBD Majene,,” jelas Zaky kepada wartawan, Rabu (11/12/2024).

Baca Juga  Jelang Pilkada 2024,  NCW Meminta Pengusaha Waspadai Broker Proyek Pemerintah

Zaky mengatakan, pemeriksaan barang bukti kapal motor tersebut dilakukan, mengingat beberapa waktu yang lalu ada yang diundang,  namun belum sempat hadir untuk dilakukan pemeriksaan..

“Hari ini dari 16 unit kapal motor, baru 9 yang sudah diperiksa, khususnya badan kapalnya, atau kayunya oleh ahli, sisanya itu secara bertahap besok, lokasinya ada di Malunda dan di Pangaliali. Jadi ada kapal yang tidak bisa dikumpulkan di pelabuhan passarang, makanya kami yang akan ke Malunda,” kata Zaky.

Baca Juga  Masa Tenang Mulai, Bawaslu Diminta Perketat Pegawasan Cegah Aksi Politik Uang

Zaky menambahkan, proses pemeriksaan tersebut, pihaknya melibatkan dari ahli dibidang badan kapal, atau kayu dan ahli dibidang aksesorisnya. Untuk pemeriksaan barang bukti sendiri akan secepatnya diselesaikan.

“Jadi dugaan korupsi pengadaan kapal motor ini modusnya terindikasi tidak sesuai speknya, bahkan ada dua unit kapal dari sejak pengadaan sampai hari ini belum pernah dipungsikan. Kita akan gali terus kasus kasus ini,” ujarnya.

Baca Juga  Lingkaran Korupsi Jalur KA Trans Sulawesi, KPK OTT 25 Orang

Sementara itu salah seorang penggiat anti korupsi, Anwar Hakim mengapresiasi langkah yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene dalam rangka upaya pemberantasan dan pengusutan dugaan korupsi di Majene.

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan Kejari Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan kapal pada Dinas Kelautan dan Perikanan Majene, termasuk dugaan korupsi pada OPD lainnya jika ditemukan ada aroma korupsi,” ujar Anwar.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *