MAJENE, Perahu sandeq Sulbar99 milik Sulaiman dari lingkungan Garogo Selatan Kabupaten Majene berbenah demi wujudkan target masuk 10 besar di ajang Sandeq Silumba 2025 yang rencananya akan dihelat pada Agustus 2025 mendatang.
Bukti keseriusan untuk mengejar target 10 besar dimulai dengan merenovasi bagian bawah (belang) perahu sandeq Sulbar 99 dengan menambah lebar perut bawah dan bagian atas sandeq.
Bukan cuma itu, Baratang yang ditempati menempel Palatto juga direnovasi.

Pasalnya, pada perhelatan sandeq 2024 lalu, sandeq Sulbar99 tak mampu bicara banyak dan hanya berada di urutan belakang.
Hal ini terjadi karena salah satu faktornya adalah bagian bawah sandeq yang kurang lebar sehingga para awak sandeq kewalahan membuat sandeqnya berlari kencang.
Bukan cuma itu, Baratang yang kurang kokoh juga diduga jadi pemicu sandeq Sulbar99 tidak bisa berbuat banyak tahun 2024 lalu.
Pemilik sandeq Sulbar99 Sulaiman saat ditemui di sela-sela perbaikan sandeq mengatakan, dirinya menargetkan, sandeq Sulbar99 bisa masuk 10 besar.
“Pokoknya kalau bisa, tahun ini kita masuk 10 besar. Kita sudah benahi semua kekurangannya tahun lalu. Doakan saja,” ujarnya yang didampingi warga Garogo Selatan dan salah satu awak sandeq Ambalu dan Pua Madi.
Salah seorang pemerhati sandeq Sulbar99, Tamsil Nur mengatakan, sandeq silumba 2025 ini, sandeq Sulbar99 patut diperhitungkan.
Tamsil beralasan, kekurangan yang ada pada tahun sebelumnya, semuanya sudah dibenahi, dan itu menjadi tanda bahwa sandeq Sulbar99 layak jadi juara. (*)












