DAERAH  

Ikuti Sosialisasi Rumah Pangan B2SA, Dinas Pangan Sulbar Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

MAMUJU – Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti kegiatan sosialisasi Rumah Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) yang dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional melalui Direktorat Penganekaragaman Konsumsi Pangan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa, 10 Maret 2026.

Sosialisasi ini diikuti secara daring dari ruang rapat Dinas Pangan Sulbar. Kegiatan dihadiri oleh oleh Sekretaris Dinas Pangan Sulbar, Agus mewakili Kepala Dinas Pangan Sulbar, Suyuti Marzuki. Turut hadir Kepala Bidang Penganekaragaman, Konsumsi, dan Keamanan Pangan, Nugroho Hamid, serta diikuti oleh staf Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Sulbar.

Baca Juga  BPBD Sulbar Siap Dukung Operasi Lilin Marano 2025 : Tangani Potensi Bencana dan Keadaan Darurat Selama Perayaan Nataru

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya makanan yang beragam, bergizi seimbang dan aman dengan bahan pangan lokal. Melalui konsep Rumah Pangan B2SA pangan lokal diharapkan menjadi pangan olahan yang mendukung penyediaan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi masyarakat.

Baca Juga  TP-PKK Sulbar Luncurkan Program Bantuan Pangan Bergizi di Kalumpang untuk Tekan Stunting

Program Rumah Pangan B2SA merupakan salah satu upaya dalam mendorong ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat.

Sekretaris Dinas Pangan Sulbar, Agus menyampaikan, partisipasi Dinas Pangan Sulbar dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam upaya mendukung program pembangunan daerah melalui penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sesuai yang tertuang dalam Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Baca Juga  Semangat Berkarya di Bulan Ramadan, Anjungan Sulbar Tetap Latihan untuk Soul of Youth di TMII

Melalui sosialisasi ini diharapkan implementasi Rumah Pangan B2SA dapat semakin optimal serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *