DAERAH  

Anak-Anak Anjungan TMII dan Banhub Sulawesi Barat Bermain Redi Papan, Lestarikan Permainan Tradisional Mandar

Anak-Anak Anjungan TMII dan Banhub Sulawesi Barat Bermain Redi Papan

JAKARTA- Suasana penuh keceriaan terlihat di Anjungan Provinsi Sulawesi Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, saat anak-anak Anjungan TMII bersama Badan Penghubung (Banhub) Sulawesi Barat memainkan Redi Papan, salah satu permainan tradisional khas Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 30 Juli 2026.

Permainan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Mandar ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal sekaligus melestarikan budaya daerah. Dengan penuh semangat, mereka bermain bersama sambil belajar tentang nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kerja sama yang terkandung dalam permainan tradisional tersebut.

Baca Juga  Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Oktober 2025 Rp 3.258,32 Perkilogram

Selain menghadirkan suasana yang menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Barat kepada generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan permainan digital, Redi Papan menjadi alternatif permainan edukatif yang mengajarkan interaksi sosial secara langsung.

Baca Juga  BPBD Sulbar Perkuat Kapasitas dalam Penanganan Bencana dengan Ikut Pelatihan Rencana Kontinjensi

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya menjaga dan merawat nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi.

Pendamping kegiatan, Kasubid Sarana dan Pelayanan, Nuraeni berharap permainan tradisional seperti Redi Papan dapat terus dikenalkan kepada anak-anak agar tidak hilang ditelan zaman.

Baca Juga  Rapat Internal Tim Kerja Pengelolaan Data dan Sistem Informasi DPMPTSP Sulbar : Perkuat Koordinasi dan Akurasi Penyajian Data Investasi

“Anjungan Sulawesi Barat di TMII sendiri secara rutin menjadi ruang promosi budaya melalui berbagai kegiatan seni, permainan tradisional, dan edukasi budaya bagi masyarakat, kata Nuraeni.

Melalui kegiatan ini, anak-anak Anjungan TMII dan Banhub Sulawesi Barat menunjukkan bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana namun bermakna, yaitu bermain bersama sambil mengenal warisan budaya leluhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *