DAERAH  

Bangun Ekosistem Fiskal yang Solid: Gubernur Sulbar Didampingi BPKPD Terima Audiensi DJBC dan DJPb

Gubernur Sulbar Didampingi BPKPD Terima Audiensi DJBC dan DJPb

MAMUJU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan instansi vertikal dalam rangka membangun ekosistem fiskal yang solid dan berkelanjutan.

Hal ini ditunjukkan melalui agenda audiensi yang dilaksanakan oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka, bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar, dengan menerima kunjungan dari Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan, Jaka Kusmartata, dan Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulbar, Cahyo Purnomo, baru-baru ini.

Baca Juga  Gerak Cepat Tindak Lanjuti Arahan Gubernur, BPKAD Sulbar Matangkan Persiapan Pembayaran THR dan Gaji ke-13 PPPK Penuh Waktu

Dalam pertemuan tersebut, hadir dari BPKPD Sulbar yakni Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Faika Kadriana Ishak. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulbar.

Pertemuan ini membahas penguatan sinergi pengelolaan fiskal melalui optimalisasi pendapatan daerah, penguatan koordinasi APBN–APBD, pemanfaatan data keuangan secara terpadu, serta dukungan kebijakan fiskal untuk mempercepat pembangunan daerah. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan kesinambungan kebijakan keuangan pusat dan daerah sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Plt. Kepala Bapperida Sulbar Tekankan Penguatan Baznas sebagai Mitra Strategis Pengentasan Kemiskinan

Di tempat terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan bahwa kerja sama lintas lembaga merupakan kunci memperkuat fondasi fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, dan Perbendaharaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem fiskal Sulbar. Dengan memadukan data, kebijakan, dan strategi pengelolaan keuangan, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan fiskal dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ali Chandra.

Baca Juga  Penentuan Kandidat Jamsostek Award 2026, BPKAD Sulbar Harap Proses Penilaian Berjalan Objektif dan Transparan

Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

Pemprov Sulbar optimistis bahwa melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan instansi pengelola fiskal nasional, ekosistem fiskal Sulbar akan semakin kokoh, adaptif, dan berdaya saing. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *