MWMUJU— Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan tingkat Kabupaten Mamuju pada Selasa (21/4/2026).
Sosialisasi dan Advokasi ini dilaksanakan di Aula Dinas Perpusip Sulbar, Jalan Martadinata, Simboro, Mamuju. Kegiatan ini diikuti 50 peserta, yang terdiri dari pengelola perpustakaan sekolah tingkat SD dan SMP, pengelola perpustakaan desa, serta pengelola perpustakaan komunitas atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat melalui penguatan kelembagaan perpustakaan di berbagai lini.
Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, dalam sambutannya menegaskan pentingnya akreditasi perpustakaan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.
“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi merupakan upaya sistematis untuk memastikan bahwa perpustakaan mampu memberikan layanan yang berkualitas, profesional, dan sesuai standar nasional,” tegasnya.
Ia juga menekankan, keberhasilan pelaksanaan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir atau terselenggaranya kegiatan secara teknis, tetapi lebih pada dampak nyata yang dihasilkan setelah kegiatan berlangsung.
“Output Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan ini memang 50 peserta mengikuti kegiatan ini satu hari penuh. Namun, yang lebih penting adalah outcome-nya, yaitu seberapa banyak perpustakaan yang setelah mengikuti kegiatan ini terdorong dan siap mengajukan akreditasi,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpusip Sulbar berharap dapat mendorong peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan di daerah, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan perpustakaan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing, sejalan dengan program Gerakan Sulbar Mandarras yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Turut hadir dalam kegiatan ini para pejabat administrator lingkup Dinas Perpusip Sulbar, perwakilan dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Mamuju, serta Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Mamuju. (Rls)













