DAERAH  

Internet SULBAR Digital Percepat Layanan, Puskesmas Pasangkayu Siapkan Anggaran Langganan 2026

PASANGKAYU – Denyut pelayanan di Puskesmas Pasangkayu kini bergerak lebih cepat. Sejak jaringan program SULBAR Digital terpasang, proses administrasi dan akses berbagai aplikasi kesehatan berjalan tanpa hambatan berarti.

Kepala Puskesmas Pasangkayu, Anjas, mengakui kehadiran internet berkecepatan tinggi tersebut menjadi penopang utama pekerjaan tenaga kesehatan. Menurutnya, saat ini hampir seluruh layanan administrasi hingga pelaporan memanfaatkan aplikasi berbasis daring.

“Bantuan jaringan SULBAR Digital sangat membantu pekerjaan layanan administrasi di puskesmas. Apalagi sekarang banyak aplikasi layanan kesehatan yang digunakan untuk efisiensi pekerjaan. Kalau jaringan lambat, tentu pelayanan ikut terhambat,” ungkap Anjas.

Baca Juga  Risiko UU HKPD 2022, Gubernur Suhardi Duka Buka-bukaan: Belanja Pegawai Sulbar 38,40%, Semua Kabupaten Juga Melebihi 30%

Ia menuturkan, stabilitas jaringan membuat proses input data pasien, pelaporan program kesehatan, hingga koordinasi dengan dinas terkait menjadi lebih efektif. Waktu tunggu pelayanan pun bisa ditekan karena sistem berjalan lebih responsif.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Berduka, Wakil Gubernur Salim S. Mengga Berpulang

Tak ingin manfaat itu terhenti, pihak puskesmas telah mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pembayaran langganan internet tahun 2026. Langkah tersebut diambil agar konektivitas tetap terjaga dan pelayanan digital tidak terputus di tengah jalan.

Selain menjaga keberlanjutan, manajemen puskesmas juga merencanakan penambahan perangkat guna memperluas jangkauan WiFi di area layanan. Anjas berharap Dinas KominfoSS Sulbar dapat memberikan pendampingan, terutama dalam hal konsultasi teknis dan pemasangan perangkat agar pengembangan jaringan berjalan optimal.

Baca Juga  Dinkes Sulbar Lakukan Penguatan Indikator di Puskesmas Campalagian melalui Lokmin Bulanan

Program SULBAR Digital yang menjadi bagian dari visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga ini memang diarahkan untuk memperkuat layanan publik berbasis digital. Di Pasangkayu, manfaatnya mulai terasa nyata—bukan hanya pada kecepatan internet, tetapi pada percepatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *