Menurut keterangan orang tua korban (bapak) bahwa pada saat anaknya keluar bermain ke halaman ponpes, ia masih dalam keadaan tertidur dikamar sehingga tidak mengetahui bahwa anaknya sudah bangun dan keluar bermain kehalaman ponpes.
Kedua orang tua korban mengetahui anaknya meninggal dunia setelah Kades Batetangnga bersama Bhabinkamtibmas menemui mereka dan menginformarmasikan kejadian tersebut, setelah itu kedua orang tua korban langsung ke Tkp untuk mengecek kebenaran informasi yang telah diperoleh dan ternyata memang betul yang berada di saluran air ponpes adalah anak kandungnya.
Lanjut, Pihak keluarga sementara ini belum mencurigai adanya unsur kekerasan. Aparat masih menunggu situasi kondusif untuk melanjutkan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah panggil bidan desa untuk pemeriksaan awal, dan keluarga ikut membantu proses evakuasi. Saat ini kami masih menunggu keluarga korban lebih tenang,”Tutupnya.
Sementara keterangan dari warga sekitar mengatakan, korban tersebut memang sering bermain diarea tersebut karena ibu korban kerja di koperasi pesantren.
“Pergi mungkin cari mamanya itu karena di koperasi pesantren mamanya kerja tapi sementara libur anak sekolah sekarang, dan mamanya pergi kesana pasar,” Ungkap salah satu warga setempat. (Hpm)












