SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Betteng, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, pada Selasa malam pukul 18.30 Wita, sedikitnya 10 hektar lahan di Kecamatan tersebut terdampak, (22/8/23).
Mendengar adanya kejadian tersebut, Damkar Majene, beserta Basarnas, PSC 119 Majene, Manggala Agni Makassar, Satreskrim Polres Majene dan Bhabinkambtibmas, Bhabinsa Kelurahan Lalampanua langsung menuju ke lokasi tersebut.
Karhutla tersebut memicu kepanikan masyarakat karena berdekatan dengan pemukiman, sehingga hewan ternak yang ada dilokasi tersebut langsung dievakuasi.

Bhabinsa Serka Asran mengatakan, “sumber kejadian tersebut belum diketahui pastinya, namun saat ini api sudah mulai meredup, tetapi masih dikhawatirkan jika angin kencang api dapat menyala kembali,”.
“Serta ditambah tidak turun hujan dalam beberapa hari terakhir, sehingga berpotensi dapat memperburuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi,” ujarnya serka Asran.
Menurut Aslan Ketua PSC 119 Majene, proses pemadaman di wilayah tersebut melibatkan tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, Manggala Agni dan perwakilan pemerintah kecamatan.
Dia mengatakan ada kendala yang dihadapi petugas saat melakukan pemadaman, di antaranya sumber air yang minim dan letaknya jauh dari lokasi kebakaran. Sehingga sarana dan prasaran pemadaman harus diangkut dari tepi jalan.
“Pola pemadaman dilakukan dengan sistem pemadaman seri 2, yaitu terdapat satu unit pompa sebagai penyuplai air ke tandon air yang berjarak sekitar 500 meter, selanjutnya menggunakan 1 unit pompa menyerang titik api,” ujar Aslan.
Aslan mengimbau masyarakat yang melihat kejadian kebakaran hutan dan lahan agar segera menghubungi instansi terkait.
“Mengingat kebakaran masih terus berjalan, pmadaman juga belum selesai, jadi belum bisa dilakukan pengukuran luas kebakaran, tetap untuk saat ini diperkirakan 10 hektar yang terbakar,” tutup Aslan.
(Indra Saputra)







