DAERAH  

Majene Raih Nilai Tertinggi di Sulbar Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025

Majene, Sulbar.99news.id—Kabupaten Majene, Sulawesi Barat memperoleh nilai tinggi pada Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik (PEKPP) tahun 2025. Nilai ini menempatkan Majene berada pada urutan pertama dari 6 Kabupaten di Sulawesi Barat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Majene, Muh.Albar Mustar Lazim, di ruang kerjanya, Senin (12/1/2026)

Menurut Albar, Nilai ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN&RB RI) Nomor 3 tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kementerian, Lembaga, dan Daerah tahun 2025.

Baca Juga  Libatkan SMA Sederajat di Sulbar, Kesbangpol Sulbar Apresiasi Lomba Baris Berbaris oleh MPR RI

“Untuk kategori Kabupaten, Majene sendiri adalah yang tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat Dari 6 Kabupaten. Nilai Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kabupaten Majene dengan Nilai 3,97 (B) berada pada urutan 176, dan menggungguli nilai Provinsi Sulawesi Barat,” jelas Albar

Albar mengatakan Prestasi ini membuktikan komitmen Kabupaten Majene dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.dibawah kepemimpinan DR. Andi Achmad Syukri selaku Bupati dan DR. Andi Rita Mariani sebagai wakil Bupati.

Baca Juga  BPBD Sulbar-Kabupaten Bahas IRB 2025, Kalaksa Yasir Fattah Dorong Peningkatan Sinergi dan Kolaborasi Kurangi Risiko Bencana

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen bersama, kolaborasi yang baik seluruh OPD serta dukungan penuh dari Forkopimda. Capaian ini merupakan buah dari usaha dan kerja keras kita semua dalam menciptakan pelayanan publik yang terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Majene,” ujar Albar.

Baca Juga  Posko Siaga Darurat Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Peningkatan Potensi Bencana

Ia juga menjelaskan, bahwa transformasi sektor publik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui birokrasi yang agile, adaptif, berpikir jauh ke depan, pengambilan keputusan berbasis bukti, serta didukung oleh integrasi data besar.

“Saya selaku Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian menyampaikan apresiasi atas capaian ini, semoga bisa tetap dipertahankan, bahkan kami berharap kedepan lebih ditingkatkan lagi dengan hasil yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(Ali)..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *