MAJENE, SULBAR.99NEWS.ID—Tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mencapai 87 persen.
Hal ini disampaikan Komisioner KPU Majene Divisi SDM dan Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Salma Mayasari diselah selah rapat koordinasi evaluasi tahapan pelaksaan Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Majene, di Villa Bogor, Rabu (3/4/2024).
Menurut Salma, Pada Pemilu 2024 tingkat partisipasi pemilih berkisar 87.70 persen lebih, angka tersebut merupakan angka tertinggi yang diperoleh Majene, jika dibandingka kabupaten lainnya di Sulawesi Barat.
“KPU Majene juga sudah secara masif melakukan sosialisasi Pemilu 2024, termasuk menyasar tingkat kecamatan hingga perdesaan. Bahkan, sudah menjangkau ke berbagai segmen masyarakat,” ujar Salma
Salma menjelaskan, dari lima jenis surat suara yang dicoblos oleh para pemilih di seluruh TPS (tempat pemungutan suara), tingkat partisipasi pemilih untuk setiap kecamatan yang tertinggi pemilihan presiden di kecamatan Banggae menyentuh 90,49 persen, yang terendah di kecamatan Tubo Sendana 87,30 persen.
Sedangkan DPR RI di kecamatan Banggae tertinggi 90,27 persen, terendah Tammeroddo Sendana 84,34 persen, DPD tertinggi kecamatan Banggae mencapai 90,27 persen. terendah Tameroddo Sendana 84,34 persen, kemudian DPRD Provinsi tertinggi kecamatan Banggae 90,14 persen, terendah Tameroddo Sendana 84,32 persen dan DPRD kabupaten kecamatan Banggae 89,99 persen dan terendah Tammeroddo Sendana 84,31 persen.

“Jumlah warga Kabupaten Majene yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 124.441 orang. Tingginya partisipasi pemilih itu tidak lepas dari peran semua pihak, di antaranya pemerintah daerah, partai politik, organisasi masyarakat, dan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene, Munawir mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena telah berhasil mencapai partisipasi pemilih sebesar 87 persen pada Pemilihan Umum (Pemilu) 14 April lalu.
“ Capaian partisipasi pemilih tersebut tidak terlepas dari kerja sama para penyelenggara Pemilu, baik itu KPU dan Bawaslu dìsemua jenjang. Selain itu hal ini juga berkat partisipasi pemerintah, stakeholder terkait, Aparat Kemanan TNI-Polri, peserta Pemilu dan Media Massa. Kepada teman-teman PPK, KPPS dan PPS meskipun masa tugasnya akan segera berakhir, namun kita semua berharap pada Pilkada mendatang kita bisa bersama sama lagi,” pungkasnya.(Ali).













