POLMAN, Penyelenggaraan acara pernikahan di rumah tinggal yang sering kita jumpai biasanya menjadi pilihan keluarga yang belum memiliki kecukupan finansial untuk menyewa gedung.
Maraknya acara pernikahan yang kerap memakan bahu jalan hingga berimbas pada penyempitan lalu lintas, bahkan akses jalan yang terputus.
Kemacetan akibat acara pernikahan itu salah satu terjadi di jalan lintas Provinsi, Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (8/7/2023), hingga sepanjang 5 km.
Imbasnya, masyarakat dan pengguna jalan dari arah Makassar menuju Mamuju maupun sebaliknya menjadi terhambat, hingga sepanjang 5 km itu terjadi.
Terlambatnya petugas Kepolisian maupun Dinas Perhubungan yang mengatur arus lalu lintas di jalan tersebut sangat memicu terjadinya kemacetan, para pengguna jalan yang terhambat sangat menyesali kejadian tersebut.
Irwan salah satu pengguna jalan yang terhambat mengatakan, “Orang kalau sudah menggelar acara pernikahan suka kebiasaan memakan bahu jalan sehingga kami yang melintas merasa sangat dirugikan,” katanya.
“Seharusnya penutupan jalan oleh warga tidak dilakukan seenaknya, wajib berkordinasi dengan pihak yang lebih mengetahui aturan penutupan jalan apalgi pada kepentingan umum”, tambahnya Irwan.
Dalam waktu beberapa jam arus lalu lintas kembali lancar, setelah petugas kepolisian datang ke lokasi dan mengatur arus lalu lintas.
(Indra Saputra)













