DAERAH  

Personel LLAJ Dinas Perhubungan Sulbar Latihan PBB dan Pengaturan Lalu Lintas

MAMUJU — Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), baru-baru ini. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan disiplin, kekompakan, dan kerja sama tim, sekaligus membentuk sikap jasmani yang tegap dan tangkas bagi seluruh personelnya.

Selain latihan PBB, juga diberikan materi latihan pengaturan lalu lintas dibawakan langsung dari Ditlantas Polda Sulbar.

Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat pemahaman petugas LLAJ terkait aturan dan teknik berlalu lintas, sehingga mereka mampu memberikan pelayanan serta edukasi yang lebih baik kepada masyarakat.

Baca Juga  Anggota DPRD Sulbar Haluddin dan Sekwan Arianto Hadiri Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027

Program pelatihan tersebut sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK–JSM), khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Amir A. Dado, melalui Kabid LLAJ Akbar Atjo, menjelaskan bahwa materi awal pelatihan difokuskan pada pemahaman Undang-Undang Lalu Lintas.

Baca Juga  Koperindag Sulbar Pastikan Tera Ulang Timbangan Sawit di Pasangkayu dan Mateng Tertib

“Personel yang bertugas di lapangan harus memahami bagaimana aturan berlalu lintas. Jika ada masyarakat yang melakukan pelanggaran, mereka mampu menjelaskan bagaimana berkendara yang aman di jalan,” ujar Akbar.

Selain materi regulasi, personel juga diberikan pelatihan teknik pengaturan lalu lintas yang benar sesuai standar, termasuk 12 gerakan dasar dalam mengatur kendaraan.

Baca Juga  BPBD Sulbar dan TVRI Perkuat Sinergi Edukasi Kebencanaan bagi Masyarakat

“Kami ajarkan mulai dari teknik menghentikan kendaraan, mengarahkan, hingga mengaturnya dengan baik. Harapannya, petugas lebih percaya diri saat bertugas di lapangan,” jelasnya.

Di sisi lain, latihan PBB juga digelar untuk menumbuhkan kekompakan, disiplin, serta rasa persaudaraan antaranggota LLAJ.

“Personel harus mengetahui bagaimana sikap sempurna dan gerakan dasar lainnya, karena itu penting untuk membentuk kedisiplinan dan kekompakan ketika bertugas,” tambah Akbar. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *