BISNIS  

Satpol PP Bakal Hentikan Pembangunan Ruko Tanpa IMB di Majene

Bangunan Rumah Toko (Ruko) Yang Disinyalir Tidak Memiliki IMB

SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Sejumlah pembangunan rumah-toko (ruko) di Lingkungan, Leppe, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, tepatnya disamping lokasi pekubukuran Islam bakal dihentikan petugas Satpol PP, pasalnya pembangunan ruko tersebut meskipun sudah dibangun namun belum mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) dari pemerintah setempat.

Rencana penghentian paksa proyek ruko tersebut oleh tim dari Satpol PP Kabupaten Majene, dijadwalkan pada minggu depan, petugas penegak Perda akan meminta para pekerja proyek untuk segera menghentikan pekerjaan.

Baca Juga  Bank BRI Cabang Majene Beri  Keringanan Pelunasan Kredit Bermasalah

Kasatpol PP Kabupaten Majene, Zaenal Arifin saa ditemui di aula gedung BPMP Majene, Jumat (1/9/2023) sebelum mengikuti pertemuan dengan KPK menjelaskan, bahwa ada beberapa bangunan rumah-toko (ruko) yang dibangun di Kelurahan Lembang belum memiliki ijin membangun.

Baca Juga  Undian Panen Hadiah Simpedes,  BRI Cabang Majene Serahkan Hadiah Utama

“Setiap kita tanyakan pemilik proyek selalu berdalih sementara dalam pengurusan, padahal sudah membangun sebelum ada ijinnya, makanya minggu depan kita mau suruh hentikan pekerjaannya sebelum ada ijin dari pemerintah,” ungkap Zaenal Arifin.

Zaenal menjelaskan, selain rumah-toko (ruko) yang tidak memiliki ijin membangun, ada juga beberapa bangunan baru yang dibangun masyarakat di sekitaran gedung secretariat Unsulbar, tepatnya ditepi jalan menuju perumahan Lino Maloga.

Baca Juga  Apa itu Delisting Saham dan Dampaknya bagi Investor?

“Informasinya itu bangunan tidak memiliki ijin membangun dari pemerintah, apalagi lokasinya menurut informasi itu milik pemkab Majene, termasuk juga bangunan milik hotel sulawesi yang lokasinya di Lingkungan Binanga juga belum memiliki IMB,” terang Zaenal.

(Ali).

Penulis: AliEditor: Indra Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *