MAJENE  

SPBU Kelurahan Lembang Tak Layani Beli BBM Tanpa Barcode

SPBU di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur

MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Sejumlah pengemudi kendaraan roda yang hendak mengisi BBM bersubsidi jenis pertalite, terpaksa harus menahan rasa kecewa, karena ketika ingin mengisi BBM subsidi tersebut, mereka tidak memiliki barcode.

Dari pantauan Sulbar99news.id, Jumat (27/9/2024) di SPBU di jalur trans Sulawaesi, tepatnya di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, nampak beberapa pengendara yang melakukan pendaftaran, tetapi ada juga yang memilih pulang.

Baca Juga  Kejaksaan Negeri Majene Dapat Penghargaan Peringkat 1 Kinerja Terbaik Di Wilayah Hukum Kejati Sulbar Tahun 2023

Salah satunya dialami Ahmad warga Majene, mengaku dirinya kesulitan ketika ingin membeli BBM Pertalite di SPBU karena selalu ditanya barcode. “Dari beberapa hari ini sudah tidak bisa hampir di setiap SPBU, katanya diberlakukan barcode ,” kata Ahmad, Jumat (27/9/2024).

Ahmad mengaku, sebenarnya dia sudah sepekan melakukan pendaftaran kendaraan lewat aplikasi MyPertamina, hanya hingga kini belum juga disetujui. “Ya saya sudah satu minggu daftar di aplikasi “tepat subsidi” My Pertamina, tapi hingga kini belum bisa juga,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Kolaborasi dan Kinerja, Tim Media Gelar Makan Siang Bersama di Pantai Dato

Sementara itu pengelola SPBU Kelurahan Lembang, Basri menjelaskan, mekanisme tersebut yakni para pengguna kendaraan bermotor mobil berbahan bakar Solar subsidi atau partalite bersubsidi wajib menunjukkan QR Code saat melakukan pengisian atau pembelian.

Baca Juga  Mantan Wakil Bupati Majene Bantah Tudingan Terlibat Jual Beli Lahan

“Iya sekarang sudah menggunakan mekanisme barcode,  jika tidak memiliki maka diharuskan untuk mendaftar dahulu melalui aplikasi My Petamina, SPBU telah menerapkan sistem pembayaran bahan bakar untuk kendaraan roda empat melalui QR code,” kata Basri.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *