MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Sejumlah pengemudi kendaraan roda yang hendak mengisi BBM bersubsidi jenis pertalite, terpaksa harus menahan rasa kecewa, karena ketika ingin mengisi BBM subsidi tersebut, mereka tidak memiliki barcode.
Dari pantauan Sulbar99news.id, Jumat (27/9/2024) di SPBU di jalur trans Sulawaesi, tepatnya di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, nampak beberapa pengendara yang melakukan pendaftaran, tetapi ada juga yang memilih pulang.
Salah satunya dialami Ahmad warga Majene, mengaku dirinya kesulitan ketika ingin membeli BBM Pertalite di SPBU karena selalu ditanya barcode. “Dari beberapa hari ini sudah tidak bisa hampir di setiap SPBU, katanya diberlakukan barcode ,” kata Ahmad, Jumat (27/9/2024).
Ahmad mengaku, sebenarnya dia sudah sepekan melakukan pendaftaran kendaraan lewat aplikasi MyPertamina, hanya hingga kini belum juga disetujui. “Ya saya sudah satu minggu daftar di aplikasi “tepat subsidi” My Pertamina, tapi hingga kini belum bisa juga,” katanya.
Sementara itu pengelola SPBU Kelurahan Lembang, Basri menjelaskan, mekanisme tersebut yakni para pengguna kendaraan bermotor mobil berbahan bakar Solar subsidi atau partalite bersubsidi wajib menunjukkan QR Code saat melakukan pengisian atau pembelian.
“Iya sekarang sudah menggunakan mekanisme barcode, jika tidak memiliki maka diharuskan untuk mendaftar dahulu melalui aplikasi My Petamina, SPBU telah menerapkan sistem pembayaran bahan bakar untuk kendaraan roda empat melalui QR code,” kata Basri.(Ali).













