SULBAR99NEWS.ID, MAJENE – Belum lama ini di ketahui bahwasanya Pak Suardi kembali menjabat sebagai Plt. Disdikpora Kabupaten Majene yg sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai Plt di tahun 2023 hingga 2024.
Mengenai penunjukan Plt Kadis Disdikpora Majene HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) MPO cabang Majene menganggap itu suatu kebijakan yg keliru oleh Pak Bupati.
“Ini bukan persoalan siapa yg jadi kadisnya, tapi seperti yg kita ketahui bersama kalau di masa Plt. Pak Suardi yg sebelumnya betapa bobroknya Pelayanan Disdikpora kabupten Majene”, ujar salah satu kader HMI
“Perlu kita digaris bawahi bahwa Kabupaten Majene sebagai kota pendidikan di Sulbar dan kami sangat menginginkan kondisi pendidikan Majene mampu berkembang pesat kedepannya, tapi itu tidak akan pernah terwujudkan ketika internal Dinas Pendidikan di kendalikan oleh orang yang tidak bertanggung jawab”, tambahnya.
“Kemudian, kami juga mempertanyakan fungsi Dewan Pendidikan sebagai controlin pelayanan pendidikan di Kabupaten Majene yang seharusnya mereka menjadi garda terdepan untuk mengawasi pelayanan pendidikan termasuk penunjukkan Plt Kadis, namun Sayangnya kita tidak melihat reaksi kritis dewan pedidikan, pada posisi ini kalau dewan pendidikan tidak mampu menjadi aktor controlin yang baik dan independen sebaiknya mundur saja, serahkan kepada orang yg lebih berkompoten dan lebih berani meneriakkan ketika terjadi problem di internal Dinas pendidikan”,tegasnya.
Beberapa poin catatan kritis dari apa yg kami presure terkait kondisi internal Dinas Pendidikan di masa Plt. Pak Suardi yg seblumnya ;
- Plt Suardi, Tidak adanya pelayanan di Disdikpora karena jarang berkantor.
- Plt Pak Suardi, tidak bisa di hubungin baik dalam bentuk Via telpon maupun WhatsApp dimana dia berada. Hanya aktif saat membuka acara pelatihan sebab diacara pembukaann pelatihan jelas isi amplopnya
- Plt Pak Suardi, Mempertanggung jawabkan anggaran saat masa SK sebagai Disdikpora kada luarsa
- Plt Kadis Suardi, Memberikan otoritas kepada saudara Iwan untuk mengatur semua proyek yang ada di disdikpora, sementara Iwan itu bukanlah PNS dan juga bukan honorer dalam rumah lingkup Disdikpora
“Inilah beberapa gambaran yang terjadi sebelumnya di Disdikpora Majene. Pertanyaannya, apakah kita menginginkan ini terus terusan terjadi, tentu tidak, olehnya dengan tegas saya selaku Ketua HMI MPO Cabang Majene menolak Plt. Kadis Disdikpora Pak Suardi dan meminta bapak Bupati Majene untuk kembali mengevalusi Plt. Tersebut,”tutupnya.
(Indra Saputra)












