DAERAH  

Hari ke-3 Diklat Dasar ASN, Wujudkan SDM Unggul dan Berkarakter

PASANGKAYU, — Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, khususnya pada Program Panca Daya ke-3 yaitu Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang Unggul dan Berkarakter, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklat Dasar) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Pasangkayu.

Baca Juga  Dukung Program MBG, Dinkes Sulbar akan Perkuat Peran Unit Kesehatan Sekolah/Madrasah

Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode blended learning yang dimulai pada Senin, 11 Agustus 2025 dan sampai beberapa hari dimana menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka. Diklat ini merupakan tahapan wajib yang harus diikuti oleh setiap ASN yang baru diangkat, sesuai peraturan perundang-undangan.

Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat, drg Asran Masdy, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum ini tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban formal ASN, tetapi menjadi langkah strategis dalam mendukung visi besar kepemimpinan Sulbar.

Baca Juga  Ketua Kwarnas Budi Waseso Pimpin Pelantikan Pengurus Mabida dan Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar Periode 2025-2030

“Moment ini bukan hanya melewati tahapan Latsar yang merupakan syarat wajib bagi setiap ASN yang baru, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Melalui misi Panca Daya ketiga, yaitu membangun SDM yang unggul dan berkarakter, kami mengimplementasikannya lewat Pendidikan dan Latihan Dasar bagi ASN baru. Harapannya, ASN kita setelah mengikuti pelatihan bisa lebih berkualitas, lebih cerdas, dan lebih smart, serta menjadi agen perubahan untuk Sulbar yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Sulbar Junda Maulana Jadi Narasumber LK III HMI, Bahas Sinergi Pemerintah dan Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah

Dengan adanya Diklat Dasar ini, diharapkan para ASN tidak hanya memahami tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *