MAJENE – Kemudahan yang diberikan teknologi saat ini tentu sangat digemari oleh semua kalangan, pasalnya hanya lewat handphone saja semua yang kita butuhkan dapat diakses dengan gampang.
Dari segudang manfaat yang dapat diakses lewat Handphone yang kita miliki, ingat ada juga dampak buruk yang besar bisa ditimbulkan.
Salah satu contohnya adalah maraknya penipuan, judi, perdagangan video pornografi, penyebaran berita hoax, bahkan sampai pencurian data rahasia perusahaan.
Pasti kita sering mendengar atau menerima SMS yang bunyinya selamat bapak-ibu anda memenangkan undian senilai Puluhan hingga Ratusan juta, itu salah satu contoh penipuan tentunya.
Pada kasus yang berbeda, bahkan ada yang lebih lucu saat akan memencet tombol ok di Handphone dia bilang “Bismillah” padahal sementara memasang nomor di aplikasi judi online.
Hal ini disampikan Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri saat memberikan wejangan pada pelaksanaan apel pagi kepada seluruh personelnya, Senin (20/2/23).
Masih kata Kapolres, dari semua aplikasi yang ada jelas banyak oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan aksi kejahatan. Untuk itu, pihaknya berharap kondisi ini harus menjadi perhatian serius bersama guna menjaga stabilitas kamtibmas.
“Melek teknologi, selain menikmati manfaat dan kemudahan yang diberikan dampaknya juga harus diperhatikan,” kata Kapolres.
Begitu banyak modus bisa yang dilancarkan oknum, hanya dengan menggunakan identitas seseorang kejahatan sudah bisa dilancarkan. Untuk itu jangan gampang memberikan atau men share identitas di media sosial. Jangan mengira karena kita polisi, kita tidak akan kena tipu. Begitu banyak polisi yang kena tipu sebaliknya ada juga oknum polisi yang menipu.
Intinya kita harus bijak menggunakan tehnologi yang ada, cukup digunakan untuk hal-hal yang positif saja, karena semua ada pertanggung jawabannya, tandasnya.
(Humas Polres Majene/Syarifuddin Andi)













