POLMAN, Viral beredar video di media sosial, seorang anak autis yang kedua orang tuanya sudah meninggal bernama Ergan, warga Cerbon Wonomulyo Kabupaten Polman, dikeroyok dan dihakimi massa, Kamis (12/9/2024).
Ergan dikeroyok karena massa menduga Ergan hendak mencuri motor di Cirebon.
Dari informasi yang diperoleh dari sejumlah netizen, kejadian bermula saat Ergan mendorong motor dan tiba-tiba sang pemilik panik dan berteriak pencuri sehingga memicu kerumunan massa.
Ila Rahmuddin, mengunggah video itu dan menyayangkan sikap warga yang langsung main hakim sendiri. “Liatko tori mukanya ini anak² musigasai,andai paccoroi nanakasi bunyimi itu motor,atau amankangi dlu periksai adakah kunci² nabwa,dan ajai bcra klu tdak mutau sklimi muperupa orang normal atau tdak,datori tappa musilimbuii,tau tori rie’e kntara skliji dimukanya klu anak autis,dan sy yakin pasti adaji kenali ini anak klu nda normal tp trllu jagoko semua tappa magasa ai,pencuri apa jg berani masuk dimarkas cerbon bare terkenalnnya klu orng barani semua disana.biarkan lanjut ke pihak yg berwajib spy lebih banyak yg taui ini anak² klu bgni kedaannya kasian krn nda mungkin skli mau disakkala atau dipasung jd sy minta kepada manusia² yg diberi akal sehat Allah,agar belajar memanusiakan meskipun dia hanya anak autis,” tulisnya.
Video yang beredar itu cukup jelas nampak massa berupaya memukul hingga wajah dan kepala anak autis itu nampak berdarah.
Sejumlah netizen turut prihatin dengan kejadian itu.
“Waalaikumsalam. Sdikit meluruskan kk uu, tdk ada yg tau i kasian ini anak2,coba natauji tdk akan sprti iniji…, klo sy pribadi menganggap ini ada hikma dibalik kejadian ini Krn menjadi nataumi orng klo bukan orng lain kk, Krn memang kasian nadorong motorxa itu tetangga makaxa kaget i dan spontan teriak naqra pencuri. tp yg kami hawatirkan jgn smpai kasian ke pasar br bgni jelas kasian akan sprti ini Krn ndk natau orang, ” tulis akun khasih stenor.
“Todi mo. mungkin ind ada todi niatnya mencuri. Mau sja kpn todi maccoba .nalihat di jln motor ya langsung mi nadoron…nakira Tomi Tia kpn todi nandian towanu…,” tulis akun Farha nur Arafah.
“Tenna seha” di tori apa nasibalingo to manggasa Nasering ji itu mondar mandir ini anak dan sering nongkrong dicamba2 dan kentara sekali mukanya klo autis i. Saran jngan langsung mukul bah, pirrupai dolo tau,” tulis akun binz.
“Apapun kesalahanx tdk di perbolehkan untuk main hakim sendiri. Krn bgini mi akibatx klw main hakim sendiri yg belum jelas bersalah dan belum jelas itu org normal atau tdk sudah di pukuli mi kasian. Makax ada di bilang kasi ke yg berwajib. Utamakan memakai pikiran sebelum bertindak. Salam sehat untuk semua,” tulis akun anty olshop.
“Astaghfirullah apa le’ba tori dio kesalahanna anna na gasa tendi lao tau ooo anna to andammo tori normal mie mugasa cihh,” tulis akun canggireng lobe.
“Saya yg TDK tau dan kenal sama korban dan sedikit mengerti bahasa mandar, apapun itu buat tangan tangan menghakimi sendiri tolong jngn kasian main pukul saja… Masih ada pihak yg berwajib, kalau ini anak autis kenapa Napa siapa diantara kalian yg mau bertanggung jawab sampai anak ini terlukakasian dia juga anak yatim piatu,” tulis suyriawati.
Video viral berdurasi 46 detik ini telah dibagikan 118 dan ditonton ribuan netizen. (*)












