DAERAH  

Tingkatkan Kompetensi Kepemimpinan, Empat Pejabat DKP Sulbar Ikuti e-Learning PKA 2026

MAMUJU– Empat pejabat administrator dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti e-Learning Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (29/7/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dalam mendorong pengembangan kompetensi aparatur sipil negara yang profesional, inovatif, dan berintegritas. Dari DKP Sulbar, pelatihan ini diikuti oleh Sekretaris Dinas, Oktorio, AS, Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan dan Pesisir, Apriyadi, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Ilham, serta Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PB-PSDKP), Fachrul Odang, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan birokrasi.

Baca Juga  Perkuat Pengendalian Inflasi, Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Kemendagri dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Pada sesi pembukaan, peserta menerima arahan dari para mentor mengenai mekanisme pelaksanaan pelatihan, target kompetensi yang harus dicapai, serta pentingnya membangun kepemimpinan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi terhadap berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan. Selanjutnya, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti pendalaman materi sesuai dengan agenda pembelajaran yang telah disusun oleh penyelenggara. Metode pembelajaran ini dirancang agar setiap peserta dapat berdiskusi, bertukar pengalaman, serta menyusun gagasan inovatif yang dapat diterapkan di perangkat daerah masing-masing.

Salah seorang peserta dari DKP Sulbar, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Oktorio, AS, mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan administrator dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin dinamis.

Baca Juga  Dinkes Sulbar Dukung Penyertaan Modal Daerah pada PT Bank Sulselbar untuk Kuatkan Ekonomi Daerah

“Pelatihan ini bukan hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan, tetapi juga memperluas wawasan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan untuk memperkuat kinerja organisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Oktorio.

Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, mengapresiasi keikutsertaan para pejabat administrator DKP Sulbar dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2026. Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN merupakan investasi jangka panjang dalam membangun birokrasi yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Disperkimtanhub Sulbar Koordinasi dengan Satker Perumahan, Dorong Percepatan Realisasi BSPS dan Bantuan RTLH

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat inovasi, serta melahirkan solusi yang berdampak nyata bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan. ASN yang terus belajar akan menjadi motor penggerak perubahan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan Sulawesi Barat yang semakin maju dan sejahtera,” tegas Safaruddin.

Melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator ini, DKP Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. Diharapkan, kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu menghadirkan inovasi, mempercepat reformasi birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *